Pemutihan Denda PBB Klaten 2026, Bayar Pokok Saja hingga 31 Desember
Pemkab Klaten hapus denda PBB 2020-2025. Warga cukup bayar pokok pajak hingga 31 Desember 2026.
Beta Barasila Nirma saat menguji hasil penelitian di Laboratorium Terpadu UII, Kamis (5/7/2018)./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, SURABAYA--Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menganggarkan rata-rata sekitar Rp10 miliar per tahun untuk pengembangan penelitian tanaman atau bahan baku obat-obatan.
Direktur Pengembangan Teknologi lndustri, Kemenristekdikti, Hotmatua Daulay mengatakan untuk anggaran 2018 hingga semester I/2018 sudah terserap hingga 40% dari total anggaran.
"Tahun ini sudah banyak perguruan tinggi yang mengajukan proposal untuk penelitian-penelitian seperti Unair, Undip, UGM dan UI. Mudah-mudahan anggarannya segera terserap," katanya seusai peresmian Laboratorium Kultur Jaringan di Universitas Surabaya, Rabu (18/7/2018).
Dia mengatakan pemerintah sendiri sesuai dengan Perpres No.6/2016 tentang Percepatan Kemandirian Obat, telah menyiapkan sejumlah insentif bagi instansi yang mengembangkan riset.
"Kami sepakat untuk mempercepat riset-riset yang ada agar tidak berhenti di tengah-tengah," jelasnya.
Insentif yang disiapkan pemerintah yakni berupa pendanaan pengembangan dan riset serta insentif kebijakan. Saat ini Kemenristek Dikti juga sedang bekerja sama dengan BPOM dalam upaya melakukan hilirisasi riset farmasi menjadi industri.
"Mudah-mudahan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional kita akan MoU dengan BPOM untuk pendampingan laboratorium di Indonesia," katanya.
Diketahui hingga saat ini industri farmasi masih bergantung penuh dengan bahan baku impor hingga mencapai 90%. Kebanyakan bahan baku diperoleh dari Tiongkok, India dan Eropa.
Salah satu bentuk upaya kemandirian obat, Universitas Surabaya (Ubaya) dan Hanbang Bio - Kyung Hee University Korea Selatan bekerja sama membangun laboratorium bersama dengan PT Kalbe Farma Tbk yang merupakan pihak industri yang akan menyerap produksi hasil penelitian.
Laboratorium Kultur Jaringan tersebut nantinya dikembangkan untuk produk tanaman obat jenis umbi-umbian seperti gingseng dan jahe merah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Klaten hapus denda PBB 2020-2025. Warga cukup bayar pokok pajak hingga 31 Desember 2026.
Sapi simmental berbobot 1 ton asal Gedangsari, Gunungkidul, dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban tahun ini.
Gregoria Mariska Tunjung resmi mundur dari Pelatnas PBSI karena alasan kesehatan, PBSI menghormati keputusan dan fokus pada pemulihan.
Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hillstate Korea Selatan dan dijadwalkan debut di KOVO Cup serta V-League 2026/2027.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League 2025/2026, Van Gastel tetap turunkan skuad terbaik di dua laga sisa musim.
SMA Kolese De Britto bersama SMA Pangudi Luhur Yogyakarta sukses menghadirkan pementasan teater kolaboratif.