Menhub Sebut Aturan Impor KRL Jadi Kewenangan Kemendag
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut aturan impor KRL merupakan kewenangan Kemendag dan KAI belum mengajukan usulan resmi.
Logo Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). /Reuters
Harianjogja.com, YANGON-Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyiapkan pengiriman kelompok ahli ke negara bagian Rakhine di Myanmar untuk memulai pekerjaan memulangkan warga Rohingya, yang melarikan diri dari kekerasan pada tahun lalu. Hal tersebut diungkapkan kepala wilayah badan pembangunan PBB, Kamis (12/7/2018).
Badan PBB untuk Pembangunan dan Pengungsi mencapai garis besar kesepakatan dengan pemerintahan Aung San Suu Kyi pada akhir Mei untuk memungkinkan pengungsi Rohingya, yang berlindung di Bangladesh, kembali dengan selamat dan dengan pilihan.
Direktur Program Pembangunan Kawasan Asia-Pasifik Haoliang Xu mengatakan bahwa pejabat Amerika Serikat pada pekan lalu diizinkan bepergian secara bebas di sekitar Rakhine Utara untuk pertama kali sejak Agustus 2017.
Tapi, rencana kerja awal masih perlu dibuat dengan pemerintah sebelum penilaian tepat dimulai, kata Xu kepada Reuters dalam wawancara di kota terbesar Myanmar, Yangon.
"Anda dapat mengatakan kami bekerja dengan rasa urgensi yang ekstrim. Kami juga mempersiapkan secara paralel untuk mengirim tim," katanya.
Tim itu akan menilai kebutuhan sekitar lebih dari 200.000 Rohingya dan komunitas lain yang tinggal di Rakhine Utara, katanya.
Juru bicara pemerintah utama Myanmar, Zaw Htay, tidak bisa dimintai komentar.
Militer Myanmar melancarkan serangan di bagian utara Rakhine sebagai tanggapan atas serangan militan di bulan Agustus, yang menyebabkan 700.000 orang tanpa kewarganegaraan Rohingya menyeberangi perbatasan ke Bangladesh.
Pemerintahan sipil Suu Kyi membela apa yang digambarkannya sebagai operasi kontra-pemberontakan yang sah, dan menyangkal tuduhan pembersihan etnis. Ia mengatakan siap untuk menerima kembali orang-orang yang melarikan diri.
Xu mengatakan bahwa rencana tersebut dirancang untuk menciptakan kondisi untuk pemulangan, dengan melakukan proyek-proyek berdampak cepat yang akan menguntungkan penduduk yang masih ada. Seperti proyek kerja tunai, perbaikan prasarana skala kecil, atau skema pertanian.
Kesepakatan antara AS dan pemerintah tidak dipublikasikan, tetapi rancangannya dilihat oleh Reuters dan juga bocor secara daring bulan lalu.
Pemimpin pengungsi dan kelompok hak asasi manusia mengkritik nota kesepahaman (MoU) karena gagal memberikan jaminan eksplisit bahwa mereka yang kembali akan mendapatkan kewarganegaraan atau bisa bergerak bebas di seluruh Myanmar.
Orang Rohingya, yang menganggap diri mereka sebagai penduduk asli negara bagian Rakhine, secara luas dianggap sebagai penghalang oleh mayoritas Buddha Myanmar dan ditolak kewarganegaraannya.
Xu mengatakan, dalam menangani masalah itu diperlukan "langkah kecil", dengan mengatakan bahwa Myanmar sepakat menyediakan jalan untuk memberi kewarganegaraan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut aturan impor KRL merupakan kewenangan Kemendag dan KAI belum mengajukan usulan resmi.
Peneliti UPN Veteran Yogyakarta mengembangkan model branding kopi berbasis kearifan lokal untuk memperkuat daya saing kopi Indonesia di pasar global.
Cara mematikan download otomatis WhatsApp di Android dan iPhone agar foto, video, audio, serta dokumen tidak memenuhi memori HP
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui inisiatif keberlanjutan GoZero% kembali menghadirkan aksi lingkungan bersama masyarakat melalui GoZero%
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
KNKT mengungkap 6 faktor penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di Bekasi Timur. Dari sinyal hingga pengereman, ini temuan lengkapnya.