Muktamar NU Bahas Perubahan AD ART dan Sistem Pemilihan PBNU
Muktamar Ke-35 NU membahas perubahan AD/ART dan mekanisme pemilihan PBNU. Simak agenda Komisi Organisasi dan tahapan sidang muktamar.
Ilustrasi gemoa/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terus menyelidiki penyebab gempa bumi di Kabupaten Katingan yang disebut-sebut sebagai gempa pertama yang pernah terjadi di Provinsi Kalimantan Tengah.
“Di Kabupaten Katingan telah terjadi gempa bumi tektonik yaitu pergeseran lempeng plat tektonik dengan kekuatan 4,2 Scala Richter (SR) tepatnya di 70 km barat laut Palangka Raya dengan kedalaman 5 km,” kata Prakirawan BMKG Tjilik Riwut, Roland saat dikonfirmasi di Palangka Raya, Kamis (12/7/2018).
Saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan BMKG Pusat khususnya Pusat Gempa Nasional serta BMKG Balikpapan yang menangani gempa untuk wilayah Kalimantan terkait gempa yang terjadi pada pukul 13.43 WIB itu.
“BMKG di Balikpapan sudah mengeluarkan pernyataan. Untuk hasil analisa sementara telah terjadi gempa di Kabupaten Katingan. Ini bisa dibilang bersifat lokal tidak meluas," katanya.
Meski demikian pihaknya masih terus melakukan analisa untuk memastikan penyebab gempa yang terjadi di titik 1.87 Lintang Selatan (LS) dan 113.43 Bujur Timut (BT) itu.
"Kita masih menganalisa dan masih belum tahu sejauh mana getaran gempa dirasakan. Namun informasi terakhir hanya bisa dirasakan di Katingan karena merupakan gempa lokal," katanya.
Pihaknya pun terus berkoordinasi dengan BMKG pusat untuk memastikan kejadian gempa bumi yang jarang terjadi di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah ini.
Saat ini laman resmi BMKG di bmkg.go.id juga telah mengeluarkan riis yang menyatakan telah terjadi atau gempabumi dirasakan di Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah.
Tak hanya itu, sekitar pukul 17.50 WIB melalui akun tweeternya, BMKG juga telah mengungah informasi kejadian gempa di Kabupaten Katingan.
Meski demikian, hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan tambahan terkait kejadian tersebut baik dari pemerintah Kabupaten Katingan maupun pihak BPBD Provinsi Kalimantan Tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Muktamar Ke-35 NU membahas perubahan AD/ART dan mekanisme pemilihan PBNU. Simak agenda Komisi Organisasi dan tahapan sidang muktamar.
Dokter UMY meluruskan mitos behel, mulai dari anggapan bikin pipi tirus, tekanan lebih kuat hingga anggapan semua orang perlu kawat gigi.
Lima daerah meraih Penghargaan IKD 2026 dari PII dan Kemendagri. Maluku Utara mendapat Platinum, disusul Riau, Sragen, DKI Jakarta, dan Balikpapan.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyiapkan pameran khusus karya Nasirun di Galeri Nasional Indonesia sebagai penghormatan bagi sang maestro.
Muktamar ke-35 NU meminta pemerintah tidak memakai anggaran pendidikan untuk MBG mulai 2027 sesuai putusan MK.
El Nino membuat lahan semakin kering dan rentan terbakar. Pakar UMY menyebut aktivitas manusia tetap menjadi pemicu utama karhutla.