Kekeringan Ekstrem Meluas di NTT

Newswire
Newswire Senin, 02 Juli 2018 14:37 WIB
Kekeringan Ekstrem Meluas di NTT

Ilustrasi kemarau di ladang pertanian/Bisnis Indonesia-Rachman

Harianjogja.com, KUPANG-Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kupang mencatat kekeringan ekstrem semakin meluas hingga akhir Juni 2018 di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Awalnya hanya ada empat kabupaten, kini meluas jadi tujuh kabupaten yang mengalami kekeringan ekstrem," kata Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Kupang, Apolonarius Geru kepada Antara di Kupang, Senin (2/7/2018).

Hal ini disampaikan ketika dikonfirmasi soal hasil pemantauan yaitu hari tanpa hujan berturut-turut dalam dasarian 2 Juni 2018.

Ia menambahkan empat kabupaten yang teridentifikasi mengalami kemarau ekstrem yakni Kabupaten Lembata, Sumba Timur, Rote Ndao dan kabupaten Nagekeo.

Namun saat ini sudah ada tujuh kabupaten yakni, Kabupaten Belu, Kupang, Kupang, Ende, Sikka, Sumba Barat, serta Manggarai Timur.

Namun walaupun terhintung ada di sejumlah kabupaten itu, tetapi hanya ada di beberapa daerah dalam kabupaten yang disebutkan itu, seperti di Sumba Timur yakni di Kawanggu, waingapu, Melolo dan beberapa daerah lainya.

Ada juga di Kabupaten Manggarai Timur yakni di Lembaleda," tambahnya.

Lebih lanjut pada dasarnya hujan masih sering terjadi di beberapa daerah seperti Manggarai, namun intensitas jumlah hujannya hanya berkisar dari 0 hingga 50 milimeter.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT, Tini Tadeus mengatakan bahwa hingga saat ini data kawasan yang mengalami kekeringan esktrem didapatkan dari pihak BMKG.

"Sejauh ini data kami dapatkan dari pihak BMKG. Kalaupun dari BMKG berbicara saat ini jumlahnya sudah meluas, kami berharap daerah-daerah itu segera mengirimkan proposalnya untuk pencarian anggaran, karena memang saat ini selalu ada anggaran yang sudah disiapkan," tambahnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online