Lays dan Cheetos Tak Lagi Dijual di Indonesia, Indofood Sorongkan Chitato dan Qtela
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. akan memperkuat lini bisnis makanan ringan menyusul moratorium merek dagang milik PepsiCo Inc. dan afiliasinya di Indonesia.
Ilustrasi/allbusinesshours.com
Harianjogja.com, JAKARTA –Akhir pekan lalu, seluruh gerai Toys “R” Us Inc. di Amerika Serikat resmi menghentikan operasional bisnisnya.
Peritel mainan anak-anak yang bangkrut itu memajang pesan perpisahan untuk pelanggan lewat laman resminya menggunakan ikon Geoffrey di Jerapa yang berterima kasih dan mengucapkan “Teruslah Bermain!”
“Terima kasih kepada kalian semua yang berbagi pengalaman menakjubkan [dan selama] menjadi orang tua dengan kami, dan untuk semua kakek-nenek, bibi, paman, kakak dan adik, yang membangun pesawat roket, petualangan pahlawan, atau yang menciptakan sesuatu yang gooey. Berjanjilah pada kami, jangan pernah tumbuh besar, dan teruslah bermain!,” tulis pesan tersebut seperti dikutip dari laman resminya, Minggu (1/7/2018).
Sebanyak lebih dari 700 gerai Toys “R” Us telah ditutup di Amerika Serikat. Likuidasi dari peritel mainan anak-anak terbesar di AS itu merupakan guncangan bagi ratusan pembuat mainan yang menjualkan produk mereka di sana, di antaranya Mattel Inc. pembuat boneka Barbie, Hasbro Inc. pembuat papan permainan, dan vendor besar lainnya seperti Lego.
Tutupnya Toys “R” Us juga meninggalkan kekosongan bagi pembuat mainan kecil yang bergantung kepada perusahaan untuk memajang produk barunya.
Toys “R” Us mengajukan perlindungan kebangkrutan Chapter 11 pada September tahun lalu dengan harapan dapat merestrukturisasi utangnya sebesar US$5 miliar. Adapun utang itu berasal dari pembelian leverage sebesar US$6,6 miliar pada 2005.
Namun, perusahaan memutar haluan pada Maret, mengatakan bahwa mereka akan menjual operasionalnya di Kanada, Asia, dan Eropa, serta menutup operasional di AS.
Mengutip Reuters, Minggu (1/7/2018), seiring bertambahnya platform daring seperti Amazon.com Inc., pada analis menunjuk Walmart Inc., Target Corp., JC Penney Co. Inc., Kohlis Corp., dan Bed Bath&Beyond sebagai rantai yang dapat mengambil pembagian pasar dari Toys “R” Us.
Sementara itu, gerai obat-obatan seperti CVS Health Corp. dan Rite Aid Corp., serta Dollar General Corp. atau TJ Maxx juga bakal menyuplai rak-rak mereka dengan lebih banyak mainan.
Di dalam lansekap ritel, data dari International Council of Shopping Centers mencatat lebih dari 8.000 gerai AS telah ditutup pada 2017, kira-kira naik dua kali lipat rata-rata penutupan gerai pada dekade sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. akan memperkuat lini bisnis makanan ringan menyusul moratorium merek dagang milik PepsiCo Inc. dan afiliasinya di Indonesia.
Sapi jumbo 977 kg asal Klaten terpilih jadi kurban Presiden 2026. Dipelihara peternak muda, lolos uji kesehatan dan siap disembelih.
Persebaya pesta gol 7-0 atas Semen Padang. Simak jalannya pertandingan, daftar pencetak gol, dan susunan pemain lengkap.
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Selandia Baru umumkan skuad Piala Dunia 2026 hasil seleksi 3 tahun. Kombinasi pemain senior dan muda siap beri kejutan.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.