Kisah Darmo, Tukang Salon Sapi yang Bertahan Puluhan Tahun
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Kantor DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Banyumas, Jawa Tengah, digeruduk sejumlah organisasi massa Islam, Selasa (26/6/2018)./Facebook
Harianjogja.com, BANYUMAS- Jelang pilkada insiden penggerudukan terjadi di Banyumas, Jawa Tengah.
Kantor DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Banyumas, Jawa Tengah, digeruduk sejumlah organisasi massa Islam, Selasa (26/6/2018).
Ormas yang disebut menggeruduk kantor PDIP Banyumas itu ialah Banser Nahdlatul Ulama (NU), FPI, dan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, kantor DPD PDIP Banyumas didatangi massa karena sejumlah kadernya mengganggu kegiatan NU berupa pembagian bisyarih (salam tempel) pada Senin (25/6/2018). Sejumlah kiai NU lantas dipermasalahkan ke Panitia Pengawas Pemilu dan kepolisian setempat.
Bisyaroh atau pemberian berkat kepada warga dianggap sejumlah kader PDIP merupakan bentuk politik uang menjelang Pilkada Jawa Tengah, yang digelar pada Rabu (27/6/2018) besok.
Padahal, kegiatan itu sudah tradisi turun temurun NU ketika warga nahdliyin menyelenggarakan tahlilan atau pengajian.
Banser, yang mana merupakan sayap kepemudaan NU, tidak terima atas perlakuan tersebut. Mereka kemudian mendatangi kantor PDIP Banyumas bersama sejumlah anggota ormas lainnya, termasuk FPI dan Kokam Muhammadiyah.
Namun, Ketua Pemuda Muhammadiyah Banyumas Nur Fauzi menyatakan, Kokam tidak terlibat dalam aksi tersebut.
"Tidak benar terkait berita Kokam Muhammadiyah Banyumas terlibat demonstrasi ke Kantor PDIP Banyumas," kata Fauzi, Selasa malam.
Menurut Fauzi, suasana ketenangan pilkada perlu dijaga. Jangan sampai terjadi friksi antar warga dan antar organisasi kemasyarakatan di Banyumas.
"Kokam Muhammadiyah Banyumas berkomitmen berperan membantu aparat keamanan dan yang terkait untuk tetap menjaga stabilitas dan kondisifitas pilkada," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Fitur Instants Instagram bikin banyak pengguna salah kirim foto. Berikut cara menonaktifkan dan membatalkan Instants agar privasi tetap aman.
Alex Marquez diduga melaju lebih dari 200 km/jam saat mengalami crash horor di MotoGP Catalunya 2026. Ini estimasi kecepatannya.
Pengadaan TKD pengganti YIA di Palihan dan Glagah masih stagnan. Warga khawatir dana ganti rugi hangus jika tak segera direalisasikan.
Penelitian terbaru menunjukkan AI mampu memperpanjang usia baterai mobil listrik hingga 23 persen tanpa memperlambat pengisian daya.