Pilot Diminta Waspadai Balon Udara

Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali Sabtu, 16 Juni 2018 15:52 WIB
Pilot Diminta Waspadai Balon Udara

AirNav Indonesia./JIBI

Harianjogja.com, SURABAYA --Balon  udara bisa mengganggu perjalanan pesawat. Berkaitan dengan itu, AirNav menerbitkan Notice to Airmen (NOTAM) mengenai balon udara agar pilot waspada.

Corporate Secretary AirNav Indonesia Didiet K. S. mengatakan pihaknya sudah menerima sejumlah laporan terkait balon udara yang diterbangkan.

“Saat pagi kami menerima sejumlah laporan, kami segera menerbitkan NOTAM agar penerbang waspada. Kami juga menghindari beberapa area yang banyak balonnya,” terangnya melalui siaran resmi Sabtu (16/6).

Selama hari pertama Lebaran 2018 terdapat 71 laporan dari pilot yang bertemu dengan balon udara di ketinggian yang sama dengan jalur penerbangan.

“Kondisi ini sangat membahayakan penerbangan nasional yang tingkat keselamatannya terus membaik dan mendapat apresiasi dunia internasional," paparnya."

Laporan dari pilot tersebut mayoritas berada di atas Pulau Jawa dan sebagian Kalimantan. Banyak pilot yang meminta untuk pindah rute ataupun ketinggian terbang demi menghindari balon udara.

Sebagai informasi, balon udara tanpa awak membahayakan keselamatan penerbangan sebab dapat bertabrakan dengan pesawat udara dan mengakibatkan terganggunya fungsi primary flight control surfaces, ailerons, elevator serta rudder pada pesawat sehingga mengganggu fungsi aerodinamika dan kemudi pesawat.

Penulis naskah: Tim Jelajah Jawa Bali 2018 (Krizia Putri Kinanti, Adam Rumansyah, Pandu Gumilar, M.Richard)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : jibi/bisnisindonesia

Share

Sugeng Pranyoto
Sugeng Pranyoto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online