Kelakuan Pemudik, Naiknya Mobil Mewah, tapi Buang Sampah Sembarang

Martin Sihombing
Martin Sihombing Senin, 11 Juni 2018 20:05 WIB
Kelakuan Pemudik, Naiknya Mobil Mewah, tapi Buang Sampah Sembarang

Ilustrasi/ANTARA

Harianjogja.com, KARAWANG -  Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Novrizal Tahar menegur pemudik yang menggunakan mobil mewah karena membuang sampah sembarangan di rest area jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Dalam kampanye sampah di rest area kilometer 57 jalan Tol Jakarta-Cikampek, Senin (11/6/2018), Tahar menyatakan kalau pemudik yanh menggunakan mobil mewah bukan jaminan memiliki kebiasaan baik seperti membuang sampah pada tempatnya.

Hal itu pun terbukti ketika Novrizal Tahar harus menegur beberapa kali para pemudik dengan kendaraan mobil mewah membuang sampah sembarangan saat di rest area kilometer 57.

Saat berkeliling rest area, Tahar secara tak sengaja memergoki seorang pemudik menggunakan mobil Fortuner, hanya membuka kaca dari tempat duduknya dan membuang sampah plastik ke luar. Melihat peristiwa itu, Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan langsung berlari dan menegur pemudik pengguna mobil Fortuner itu.

Pada kesempatan tersebut, Tahar juga melakukan pengecekan volume sampah di tempat pembuangan sampah sementara rest area kilometer 57. Kebanyakan itu sampah kemasan air mineral dan mi instan.

Ia mengimbau pengelola kawasan untuk melakukan sosialisasi kepada pemudik dengan 10 menit sekali mengimbau "Mudik asyik tanpa sampah plastik".

"Pengelola rest area ini harus sering-sering melakukan sosialisasi juga. Mereka punya pengeras suara. Selain itu harus ada penambahan tong sampah, " kata dia.

Manager Kawasan rest area kilometer 57 Elon Dahlan menyatakan setiap hari terjadi penambahan volume sampah hingga dua kali lipat selama musim mudik Lebaran.

Dari volume sampah normal 6 kubik yang diangkut setiap hari, meningkat hingga 8-12 kubik sampah selama musim mudik Lebaran.

"Kami terus menambah tempat sampah hingga mencapai 70 titik. Selain itu kami juga menambah cleaning service hingga tiga kali sift kerja," kata dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : ANTARA, Bisnis.com

Share

Nugroho Nurcahyo
Nugroho Nurcahyo Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online