Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, 8 Pelajar Diperiksa
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Bendera Israel terlihat di dekat Dome of the Rock, yang terletak di Kota Tua Yerusalem./Reuters
Harianjogja.com, TEHERAN - Duta besar Iran untuk badan pengawas nuklir PBB pada Kamis (7/6/2018) mengatakan program nuklir Israel menimbulkan ancaman bagi keamanan dan perdamaian dunia. Dunia Barat yang selama ini getol mengawasi program nuklir di negara-negara lain bahkan hingga melakukan aksi militer, di sisi lain tidak pernah menyentuh Israel sama sekali.
Reza Najafi mengatakan kemampuan nuklir Israel mesti dimasukan ke dalam pengawasan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) sebagai ancaman nyata bagi keamanan dan perdamaian regional serta internasional, demikian laporan Press TV.
Pengawasan mesti dilanjutkan sampai Tel Aviv bergabung dengan Kesepakatan Anti-Penyebaran Nuklir (NPT) tanpa syarat dan semua instalasi nuklir gelap rejim Israel ditempatkan di bawah Pengamanan badan PBB, kata Najafi dalam pertemuan Dewan Gubernur IAEA di Wina, Austria, pada Kamis, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat (8/6/2018).
Dia menyerukan pelangaran penuh atas setiap kerja sama nuklir dengan Israel dan penyerahan perlengkapan serta barang nuklir ke negeri Yahudi tersebut.
Israel telah melanjutkan dimensi militer program nuklirnya dengan mengabaikan tuntutan sah masyarakat global, dan mengandalkan dukungan negara tertentu serta pelanggaran nyata hukum internasional, ia menambahkan.
Tel Aviv telah menolak seruan global untuk bergabung NPT, dan menolak untuk mengizinkan pemeriksa internasional untuk mengawasi program nuklinya, yang kontroversial.
Sementara itu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terus mendesak Perdana Menteri Inggris Theresa May agar mengakui bahwa kesepakatan nuklir Iran 2015 "berada di ambang keambrukan" dan rencana baru diperlukan untuk menghentikan Iran memulai kembali program pengayaan uraniumnya.
Netanyahu bertemu dengan May pada Rabu (6/6/2018), setelah pembicaraannya pekan ini dengan pendukung lain kesepakatan bersejarah 2015 tersebut di Eropa --Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Angela Merkel.
Netanyahu telah melobi para pemimpin Eropa agar mengikuti contoh Presiden AS Donald Trump dan keluar dari Rencana Aksi Menyeluruh Gabungan (JCPOA) mengenai Iran.
"Bersama dengan Prancis dan Jerman, Inggris terus percaya (JCPOA) adalah jalur terbaik untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir," kata May. "Kami akan tetap berkomitmen padanya selama Iran memenuhi kewajibannya. Tapi kami memang mengakui bahwa ada masalah lain yang perlu ditangani sehubungan dengan Iran --kemampuan merusaknya pada negara regional seperti Suriah dan Yaman dan juga penyebaran rudal balistik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Xinhua-OANA/Antara, Bisnis.com
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 28 September 2026, lengkap dengan 10 jadwal keberangkatan dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.