Kasus Suap Rejang Lebong Merembet ke Bengkulu, KPK Sita Rp4 Miliar
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
Minuman keras (miras). /Bisnis Indonesia-Felix Jody Kinarwan
Harianjogja.com, PALU-Kepolisian Resor Kota Palu memusnahkan barang bukti ribuan botol minuman keras berbagai merk dari hasil operasi pekat Tinombala dan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD) tahun 2018.
Pemusnahan ini dipimpin Kapolres Palu AKBP Mujianto, di halaman asrama Polres Palu, Rabu (6/6/2018), disaksikan jajaran pejabat Polres Palu, Kejari Palu, Petugas Pengadilan Palu, tokoh masyarakat dan sejumlah peserta apel gelar pasukan operasi ketupat 2018.
Barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 1.276 botol minuman keras terdiri dari 173 botol topi raja, 137 botol benteng, 221 botol bir bintang, 63 botol bir hitam, 23 botol beer prost, 57 botol asoka dan 36 marten.
Selanjutnya empat botol pioner, empat botol anggur merah, enam botol anggur putih, empat botol newport, tiga whisky, 545 botol cap tikus ditambah 33 kantong plastik, tujuh galon serta 48 liter saguer.
Kapolres Mujianto, mengatakan pemusnahan barang bukti ribuan motol miras itu berkat kerjasama dan usaha kerja keras personil Polres Palu dan peran aktif masyarakat dalam membantu tugas kepolisian memberantas tindak penyakit masyarakat di wilayah hukum Polres Palu.
Selain memusnahkan ribuan botol miras, Kepolisian Polres Palu juga memusnahkan sebanyak 103 knalpot bogar dari hasil operasi patuh Tinombala 2018 Satlantas Polres Palu.
Orang nomor satu di Polres Palu ini menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang turut berperan dan anggota dalam pelaksanaan kegiatan Ops Pekat Tinombala ini yang sudah berjalan lancar aman dan kondusif.
"Saya berharap walau sudah berakhirnya operasi pekat Tinombala ini tidak menyurutkan semangat kita untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan menjaga Kamtibmas di wilayah hukum Polres Palu," imbaunya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo Boyolali menyebabkan 10 ton ikan mati dan kerugian petani KJA mencapai Rp247 juta.
Festival Dolanan Bocah Suryodiningratan di Jogja melibatkan 100 anak untuk melestarikan budaya sekaligus mengurangi ketergantungan gadget.