Polres Jepara Tahan Pengasuh Ponpes Kasus Kekerasan Seksual
Polres Jepara menahan pengasuh ponpes kasus dugaan kekerasan seksual dengan modus nikah siri fiktif terhadap seorang pelajar.
Para penumpang pesawat saat berjalan menuju pintu keluar di terminal baru Bandara Ahmad Yani Semarang, Rabu (6/6/2018) pagi.
Harianjogja.com, SEMARANG – Terminal baru Bandara Ahmad Yani Semarang resmi beroperasi, Rabu (6/6/2018). Garuda Indonesia menjadi maskapai penerbangan perdana yang menjalani penerbangan dari terminal seluas 58.000 meter persegi itu.
Pesawat Garuda nomor penerbangan GA 231 terbang paling awal di terminal baru Bandara Ahmad Yani Semarang sekitar pukul 06.00 WIB. Pesawat dengan tujuan Cengkareng itu mengangkut 148 penumpang.
Pantauan Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI) banyak penumpang yang masih bingung dengan terminal baru Bandara Ahmad Yani Semarang. Mereka terlihat melihat ke kiri dan ke kanan untuk menuju ke ruang tunggu.
Meski demikian, pihak PT Angkasa Pura (AP) I selaku pengelola Bandara Ahmad Yani menyiagakan sejumlah petugas di pintu masuk. Para petugas ini pun memberikan petunjuk kepada para penumpang yang ingin melakukan pemeriksaan boarding menuju ruang tunggu bandara.
“Wajar kalau masih pada bingung. Namanya juga baru. Apalagi perubahannya cukup signifikan, dari terminal yang kecil ke yang besar. Beberapa penumpang tadi juga saya lihat banyak yang menyempatkan diri untuk berfoto,” terang Direktur Pemasaran dan Pelayanan AP I, Devy Suradji, saat dijumpai wartawan.
Devy berharap adanya bandara baru ini bisa membuka akses seluas-luasnya bagi Kota Semarang. Tak hanya dari segi bisnis, namun juga promosi.
“Bandara ini bentuk sumbangsih Angkasa Pura untuk Kota Semarang. Semoga ini bisa menjadi gerbang utama agar Kota Semarang lebih dikenal di dunia internasional,” imbuh Devy.
Sementara itu, salah seorang penumpang, Luhut Sagala, merasa takjub dengan terminal baru Bandara Ahmad Yani.
“Kalau dibanding yang kemarin [terminal lama] jelas sangat jauh. Ini lebih mewah. Setidaknya sekarang Kota Semarang punya bandara, kalau kemarin kan bandaranya milik Kecamatan Semarang Barat,” kelakar Luhut.
Meski takjub dengan terminal baru Bandara Ahmad Yani Semarang, Luhut menilai masih ada beberapa fasilitas yang perlu diperbaiki. Salah satunya adalah akses dari pintu masuk ke ruang tunggu yang cukup jauh dan fasilitas air urinoir di toilet yang masih terbatas.
“Selain itu, semuanya bagus. Ya memang masih ada banyak yang perlu diperbaiki,” tutur Luhut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.