Tragis! Bocah SD di Ngawi Tewas Tenggelam Saat Menyelamatkan Temannya
Bocah SD 11 tahun di Ngawi tewas tenggelam saat menolong temannya di kolam bekas galian C sedalam 8 meter.
Ilustrasi polisi Densus bersenjata./JIBI
Harianjogja.com, PEKANBARU- Kepolisian akhirnya memastikan alasan penggeledahan Universitas Riau oleh tim Densus 88 Antiteror pada Sabtu (2/6/2018).
Kepolisian Daerah Riau menyatakan penggeledahan yang dilakukan Densus 88 Antiteror di Universitas Riau, tepatnya Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) terkait dugaan adanya jaringan teroris.
"Iya, kalau Densus 88 pasti [terkait dugaan jaringan teroris]," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau, AKBP Sunarto di Pekanbaru, Sabtu.
Namun, Kombes Sunarto tidak bersedia berkomentar banyak terkait penggeledahan yang turut melibatkan Brimob dan Ditreskrimum Polda Riau serta jajaran Polresta Pekanbaru tersebut.
Sementara itu, Kapolda Riau Inspektur Jenderal Polisi Nandang mengatakan bahwa Polda Riau dalam penggeledahan itu sifatnya hanya memberikan pengamanan.
Kapolda tidak bersedia membeberkan proses penggeledahan tersebut, termasuk jumlah pelaku yang diperiksa serta barang bukti yang disita.
Pantauan Antara, Tim Gegana Brigade Mobil Polda Riau menyita sejumlah barang dari penggeledahan yang dilakukan di salah satu gedung di kampus Fisip tersebut.
Sedikitnya terdapat tiga kantong plastik serta sejumlah tas goodie bag yang disita petugas.
Belum jelas jenis barang-barang yang disita tersebut. Namun, Personel Brimob Polda Riau langsung bergegas membawa barang-barang itu ke Mobil Gegana yang sedari tadi siaga di sekitar area penggeledahan.
Detasemen Khusus Antiteror 88 menggeledah salah satu gedung di kampus Fisip, Universitas Riau. Penggeledahan dilakukan sejak pukul 14.00 WIB Sabtu siang hingga pukul 16.30 WIB. Penggeledahan itu melibatkan penjagaan ketat personel Brimob bersenjata lengkap.
Turut terpantau dua unit mobil gegana Brimob Polda Riau siaga di sekitar area penggeledahan, yang salah satu diantaranya adalah Baracuda.
Gedung yang digeledah tersebut merupakan kantor sekretariat bersama seluruh kelembagaan mahasiswa Fisip. Gedung dua lantai itu bernama Gelanggang Mahasiswa Fisip.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bocah SD 11 tahun di Ngawi tewas tenggelam saat menolong temannya di kolam bekas galian C sedalam 8 meter.
Kemenkop mempercepat operasional 37 ribu Kopdes Merah Putih dan menyiapkan Inpres untuk penguatan ekonomi desa.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
PP Tunas memungkinkan perubahan status risiko TikTok, Roblox, dan YouTube jika lolos evaluasi perlindungan anak digital.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.