Mahfud MD : Kritikan terhadap Gaji Anggota BPIP seperti Gerombolan Nyamuk

Newswire
Newswire Jum'at, 01 Juni 2018 18:50 WIB
Mahfud MD : Kritikan terhadap Gaji Anggota BPIP seperti Gerombolan Nyamuk

Mahfud MD/Harian Jogja-Desi Suryanto

Harianjogja.com, JAKARTA- Mantan Ketua MK yang kini menjadi anggota Dewan Pengarah Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP), Mahfud MD angkat bicara mengenai isu kontroversi tunjangan dan gaji anggota BPIP. Ia mengaku akan pasang badan terkait persoalan ini.

Seperti diketahui, kritikan itu digulirkan oleh beberapa anggota DPR yang mengatakan gaji anggota BPIP telalu besar dan tidak sesuai dengan kinerjanya.

Mahfud mengibaratkan serangan terhadap BPIP seperti segerombolan nyamuk yang menggigit.

“Caranya itu kalau membunuh nyamuk satu persatu tidak selesai-selesai. Itu sarangnya saja disemprot pestisida berhenti. Kan berhenti sekarang,” kata Mahfud ditemui seusai upacara peringatan hari Kesaktian Pancasila di lapangan Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Jumat (1/6/2018).

Sedangkan mengenai serangan dari politisi PKS yang mempermasalahkan tunjangan dan gaji dewan pengarah BPIP dianggap sudah selesai. Masalah dengan PKS dianggap selesai setelah dirinya bertemu dengan Presiden PKS Sohibul Iman.

“Biarin saja. Kalau saya dengan PKS sudah selesai, sudah ditutup acaranya. Saya sudah berpelukan dengan Sohibul Iman, sudah ditutup. Sekarang silakan masyarakat mau berhenti atau terus, sudah di luar saya. Saya hanya memindahkan fokus nyamuk dengan semprot agar berpindah ke tempat lain,” ujar dia.

Selain itu, politikus PKS yang menyindir Mahfud melalui meme yang disebar di media sosial juga dianggap sudah rampung. Namun dia enggan menyebut nama politikus PKS yang menyindir dirinya tersebut.

“[Orangnya] Sudah meminta maaf dan namanya sudah saya berikan ke PKS dan kami sudah selesai,” tutur dia.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online