Makam Kyai Langgeng Direvitalisasi, Magelang Kembangkan Wisata Religi
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Catatan seismograf stasiun Pusunglondon letusan freatik merapi./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, MAGELANG-Usai erupsi Merapi Jumat (1/6/2018) pukul 08.20 WIB, Pj Bupati Magelang, Jawa Tengah Tavip Supriyanto langsung turun ke lapangan untuk memantau perkembangan aktivitas Merapi.
Plt Kepala BPBD Kabupaten Magelang Edy Susanto mengatakan, dalam kunjungannya itu Tavip mengimbau warga agar tetap waspada meskipun aktivitas Merapi sempat melandai.
"Pak PJ meminta warga tetap waspada dan terus mengupdate informasi, dsri sumber yang valid. Hati-hati dengan hoaks," kata Edy menirukan imbauan Pj Bupati, Jumat.
Oleh karena itu, BPBD diminta terus memperbarui informasi untuk warga dan mengantisipasi serta segera meluruskan jika ada informasi salah yang muncul di masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Mural di Patangpuluhan Jogja menjadi ruang kreativitas anak muda untuk menyuarakan isu lingkungan, budaya, sosial, hingga ekonomi kreatif.
BBMKG memperingatkan potensi air laut pasang di Bali pada 26-30 September 2026. Warga pesisir diminta waspada terhadap dampaknya.
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Kebakaran lahan terjadi di Puncak Setampol Torean Gunung Rinjani. Tim TNGR bergerak memadamkan api dan menilai luas area terdampak.