Dipakai 1,5 Miliar Pengguna, Tik Tok Jadi yang Terpopuler setelah Whatsapp & Messenger
Pengguna aplikasi digital Tik Tok menembus angka 1,5 miliar. Tik Tok menjadi aplikasi non-game terpopuler di dunia setelah Whatsapp dan Messenger.
Menteri Imigrasi Denmark, Inger Stojberg (Bbc.com)
Harianjogja.com, KOPENHAGEN – Menteri Imigrasi Denmark, Inger Stojberg, mengeluarkan pernyataan kontroversial.
Ia menyarankan umat Islam mengambil cuti kerja selama bulan Ramadan. Sebab, menurutnya puasa berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi masyarakat. Pernyataan kontroversial ini membuat Inger Stojberg dikecam banyak pihak.
Dilansir BBC, Rabu (23/5/2018), Inger Stojberg mengatakan, puasa sambil bekerja menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat modern. Menurutnya, puasa menimbulkan bahaya, khususnya bagi sopir bus. Pernyataan itu dibantah oleh sejumlah perusahaan yang melayani jasa transportasi. Mereka menegaskan tidak memiliki masalah dengan pekerja yang berpuasa.
Pihak perusahaan bus Arriva misalnya, mengatakan tidak pernah ada kecelakaan yang terjadi akibat sopir berpuasa. "Kami tidak pernah menghadapi masalah dengan pekerja yang berpuasa. Tidak ada sejarahnya kecelakaan terjadi akibat si sopir bus berpuasa," terang perwakilan bus Arriva, Pia Hammershoy Splittorff.
Kecaman yang ditujukan kepada Inger Storjberg bermula dari artikelnya yang dimuat dalam surat kabar BT. Dalam artikel tersebut, dia menyebut setiap warga negara Denmark memiliki kebebasan beragama. Namun, dia menyebut muslim yang berpuasa di Denmark selama lebih dari 18 jam sehari sangat memprihatinkan. Menurutnya, tuntutan kehidupan modern di Denmark membutuhkan waktu kerja yang panjang.
Inger Stojberg memberikan contoh pengemudi bus yang berpuasa. Menurutnya, puasa memengaruhi produktivitas seorang pekerja. "Saya ingin menyerukan kepada Muslim untuk mengambil cuti selama Ramadan. Hal ini sebaiknya dilakukan karena puasa menurunkan produktivitas seorang pekerja," tulis Inger Storjberg.
Tulisan Inger Stojberg langsung mendapat tanggapan dari Komunitas Muslim Denmark. Mereka mengucapkan terima kasih kepadanya yang telah memberikan perhatian lebih kepada muslim. "Terima kasih atas perhatianmu. Tapi, kami sebagai muslim yang telah dewasa mampu menjaga diri dan lingkungan, bahkan dalam keadaan berpuasa," demikian pernyataan Komunitas Muslim Jerman.
Sebagai informasi, Inger Stojberg merupakan politisi sayap kanan dari partai Vesntre Liberal. Wanita yang merupakan mantan jurnalis ini memiliki peranan penting dalam berbagai kebijakan imigrasi Denmark. Dia memang sering membuat pernyataan sensasional termasuk saat memublikasikan ulang karikatur Nabi Muhammad lewat media sosial yang memicu kemarahan warga dunia sekitar 10 tahun lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Pengguna aplikasi digital Tik Tok menembus angka 1,5 miliar. Tik Tok menjadi aplikasi non-game terpopuler di dunia setelah Whatsapp dan Messenger.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.