Pembalasan Aparat Pascabom Surabaya, 74 Terduga Teroris Ditangkap, 14 di Antaranya Tewas Ditembak

Newswire
Newswire Rabu, 23 Mei 2018 10:50 WIB
Pembalasan Aparat Pascabom Surabaya, 74 Terduga Teroris Ditangkap, 14 di Antaranya Tewas Ditembak

Ilustrasi terorisme/JIBI

‎‎Harianjogja.com, JAKARTA- Kepolisian tancap gas memburu terduga teroris usai rentetan bom di Jawa Timur.

Densus 88 Antiteror menggaruk sebanyak 74 orang terduga teroris dari berbagai daerah usai peristiwa pengeboman yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur, Minggu 13 Mei 2018.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan, 14 orang dari 74 terduga teroris itu terpaksa dilumpuhkan petugas lantaran melawan saat hendak ditangkap.

"‎Dalam delapan hari, dari 13 sampai 21 Mei, sudah 74 orang ditangkap dan 14 orang di antaranya meninggal dunia karena melawan petugas saat ditangkap," kata Tito seusai Ratas Pencegahan dan Penanggulangan Terorisme\' di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Tito melanjutkan bahwa ‎penangkapan puluhan terduga teroris dilakukan di wilayah Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, dan Sumatera bagian Selatan. Selain itu, pweburuan teroris juga berlangsung di Provinsi Riau, dan Sumatera Utara. Sejumlah barang bukti juga turut diamankan Densus 88 dalam penangkapan ini.

"Ada barang bukti yang disita, baik bom siap pakai maupun materi bahan peledak lainnya dan kemudian baterai, switch dan lain-lain," papar Tito.

Jendral bintang empat ini menegaskan, Polri akan terus melakukan pengungkapan jaringan-jaringan teroris pascaledakan bom di Surabaya. Menurut dia, rentetan peristiwa bom ini juga terkoneksi dengan aksi lainnya yang terjadi di Polda Riau dan Mako Brimob.

"Dugaan sangat kuat ini di dilakukan oleh JAD (Jama\'ah Ansharut Daulah) yang memiliki afiliasi ISIS di Suriah," tandasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online