Ribuan Pelari hingga Grebeg Gethuk Ramaikan Hari Jadi Magelang
Hari Jadi Kota Magelang diramaikan Grebeg Gethuk, Tidar Borobudur 10K, hingga Magelang Great Sale dorong ekonomi dan pariwisata.
Ilustrasi erupsi freatik Merapi. /Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, MAGELANG- Hujan abu dari Gunung Merapi dari Gunung Merapi terjadi di wilayah Barat gunung api tersebut sebagai dampak letusan freatik yang terjadi pada Senin (21/5/2018) dini hari.
Informasi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), hujan abu melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
BPPTKG melalui akun twitter resmi mereka @BPPTKG menyebutkan sejumlah kecmatan yang terimbas yakni Srumbung, Sawangan, Muntilan, dan sebagian di Mungkid, Mertoyudan serta Candimulyo. Semua kawasan ini berada di sisi barat Gunung Merapi.
Kawasan Srumbung menjadi wilayah terparah dengan ketebalan abu mencapai 30-100 milimeter (mm).
Kawasan Sawangan lebih ringan dengan ketebalan 3-10 mm dan di Muntilan 1-3 mm. Sejumlah wilayah di Mungkid dan Mertoyudan diperkirakan terkena abu tipis dengan ketebalan 0,3-1 mm.
Ini termasuk di kawasan kompleks Pemkab Magelang di jalan Letnan Tukiyat yang diperkirakan terkena abu tipis 0,1-0,3 mm.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hari Jadi Kota Magelang diramaikan Grebeg Gethuk, Tidar Borobudur 10K, hingga Magelang Great Sale dorong ekonomi dan pariwisata.
Cara edit foto 80-an di ChatGPT dengan fitur 80s Flashback. Simak langkah, prompt kustom, dan tips agar hasil foto retro lebih menarik.
Bantuan pangan pemerintah meringankan beban keluarga Hayati Sahempa, warga miskin di Bailang, Manado, yang hidup dengan dapur beralas tanah.
Isu Ducati dijual Volkswagen kembali muncul di tengah restrukturisasi. Nilai Ducati diperkirakan Rp23,75 triliun. CEO Audi sebut belum ada keputusan. Simak sele
Prabowo mendorong kesiapsiagaan bencana karena Indonesia berada di Ring of Fire dan meminta anggaran mitigasi ditambah signifikan.
PAD wisata Gunungkidul sudah lebih dari Rp50 miliar. DPRD mendorong target retribusi wisata 2026 dinaikkan menjadi Rp60 miliar.