Gudang Konveksi Terbakar, Rp1 Miliar Melayang

Trianto Heri Suryono
Trianto Heri Suryono Minggu, 20 Mei 2018 05:00 WIB
Gudang Konveksi Terbakar, Rp1 Miliar Melayang

Kebakaran gudang konfeksi di Telukan, Grogol, Sukoharjo, Sabtu (19/5/2018). (Istimewa)

Harianjogja.com, SUKOHARJO—Kebakaran hebat melanda gudang kain konveksi di Jalan Kresna Perum Grogol Indah, Desa Telukan Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (19/5/2018). Tidak ada korban jiwa namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp1 miliar.

Gudang tersebut milik Handoko, 60. Informasi yang dihimpun Solopos.com, pemadaman api berlangsung sekitar tiga jam. Lamanya pemadaman dikarenakan jalan menuju lokasi sempit.

Kapolsek Grogol AKP Deny Herlambang mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi mengatakan kebakaran  kali pertama diketahui pemiliknya, Handoko. Menurutnya, saat kejadian korban berada di rumah.

"Sekitar pukul 16.30 WIB korban melihat nyala api di bagian belakang rumah. Ruangan itu dijadikan gudang penyimpanan kain konfeksi."

Kapolsek menjelaskan korban bergegas keluar sembari berteriak-teriak dan didengar tetangga. "Bersama-sama dengan saksi Edi Hartono, 63, dan Muhammad Hambali, 53, mereka bertiga mencoba memadamkan api," ujarnya.

Kedua saksi mengoordinasi warga untuk memadamkan api, sedangkan warga yang lain menghubungi Kantor Pemadam Kebakaran  Sukoharjo dan Kantor Pemadam Kebakaran Solo. Kapolsek bercerita selama mobil pemadam belum datang warga secara swadaya memadamkan api dengan alat seadanya.

Upaya warga belum berhasil karena api terus membesar. Sekitar pukul 16.50 WIB tiga unit mobil Damkar Sukoharjo di bawah komando Kasi Pemberdayaan Masyarakat Bidang Damkar, Satpol PP, dan Damkar Sukoharjo, Basuki datang ke lokasi kejadian dan langsung memadamkan api yang sudah membesar.

"Selang 15 menit kemudian dua unit mobil Damkar Kota Solo pimpinan Budi Raharjo selaku komandan regu siaga bergabung di lokasi kejadian sehingga api bisa dipadamkan sekitar pukul 17.45 WIB atau sekitar satu jam dari kejadian awal. Kerugian senilai Rp1 miliar."

Menurutnya, keterangan pemilik gudang, api diduga karena korsleting. "Mobil damkar agak kesulitan masuk lokasi kejadian karena jalannya berupa gang perumahan sempit dan banyak portal yang di tutup."

Kepala Bidang Damkar Satpol PP Sukoharjo Margono mewakili Kepala Satpol PP Sukoharjo Heru Indarjo menjelaskan kebakaran gudang konfeksi Karunia Abadi milik Handoko terjadi pukul 16.30 WIB dan empat unit mobil pemadam kebakaran  datang 20 menit kemudian.

"Proses pemadaman api juga dibantu dua unit mobil damkar Solo, Muspika Grogol, sukarelawan, dan masyarakat. Api padam pukul 17.45 WIB dilanjutkan proses pendinginan. Pasukan pemadam baru meninggalkan lokasi kejadian pukul 19.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dan dugaan penyebab kebakaran karena korsleting listrik."

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Solopos

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis