Meriah! Festival Balon Udara di Solo Disambut Antusias
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
Ipda Auzar./JIBI
Harianjogja.com, PEKANBARU- Penyerangan Mapolda Riau oleh teroris pada Rabu (16/5/2018) menewaskan anggota kepolisian Ipda Auzar.
Para tetangga mengenal Ipda Auzaryang tewas akibat serangan teror di Mapolda Riau sebagai sosok yang berjiwa sosial tinggi.
"Almarhum adalah tetangga yang luar biasa, jiwa sosialnya tinggi untuk kegiatan masyarakat. Terutama kegiatan di tiga masjid yang ada di sekitar tempat tinggalnya ini," kata Erwin, 42, tetangga yang tinggal di depan rumah almarhum.
Ketika mendengar almarhum jadi korban teror di Polda Riau, warga sangat terpukul, katanya.
Suasana duka kini menyelimuti rumah almarhum Ipda Auzar ketika jenazah tiba di kediamannya sekitar pukul 13.30 WIB di Jl Bambu Kuning I Kecamatan Tenayan Raya, Rabu.
Pihak keluarga terlihat masih syok dengan peristiwa duka itu, sedangkan ratusan warga sekitar terus berdatangan menyiapkan pemakaman dan mengucap bela sungkawa.
Ipda Auzar yang lahir di Tanjung Alam 9 November 1962, meninggalkan seorang istri, tiga anak dan satu orang cucu.
Perwira polisi ini menjadi salah satu korban serangan teror di Mapolda Riau, Pekanbaru.
Ipda Auzar saat hidup menjabat Perwira Administrasi II SIM di Subditregident Ditlantas Polda Riau.
Pada Rabu pukul 09.00 WIB, mobil Toyota Avanza masuk ke pintu gerbang Mapolda Riau.
Saat polisi mau memeriksa mobil Avanza tersebut, seorang laki-laki sambil membawa samurai keluar mobil lalu mengejar dan membacok seorang polisi.
Laki-laki tersebut berhasil dilumpuhkan dengan tembakan oleh polisi yang bertugas.
Dua orang laki-laki lainnya dari dalam mobil yang sama juga akan menyerang anggota polri kembali namun bisa dilumpuhkan kembali hingga tewas dua orang tersebut.
Mobil tersebut menabrak anggota Polri, namun bisa dihentikan dan diamankan. Polri menyatakan empat teroris tewas dalam penyerangan itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.