Kapolres Magelang Janji Bantu Kehidupan Keluarga Brigadir Fandy, Polisi yang Gugur dalam Kerusuhan Rutan

Nugroho Nurcahyo
Nugroho Nurcahyo Kamis, 10 Mei 2018 11:45 WIB
Kapolres Magelang Janji Bantu Kehidupan Keluarga Brigadir Fandy, Polisi yang Gugur dalam Kerusuhan Rutan

Kapolres Magelang AKBP Hari Purnomo saat mengucapkan bela sungkawa dan menenangkan ibunda Fandy Setyo Nugroho, AKBP Jumiyati, di rumah duka, Perum Kopri, Kramat Selatan, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, Kamis (10/5/2018). /Harian Jogja-Nugroho Nurcahyo

Harianjogja.com, MAGELANG- Kapolres Magelang AKBP Hari Purnomo mengungkapkan bela sungkawa atas gugurnya Brigadir Polisi (Anumerta) Fandy Setyo Nugroho dalam insiden kerusuhan dan penyanderaan di Rumah Tahanan Cabang Salemba Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (8/5/2018) hingga Kamis (10/5/2018).

Hari menenangkan ibunda korban, AKBP Jumiyati yang juga seorang Kabag Perencanaan di Polres Magelang. Ia berpesan kepada Jumiyati agar terus berzikir dan membacakan doa kepada anaknya yang kini menjadi pahlawan kusuma bangsa.

"Kami tentu merasa kehilangan. Anaknya baik, seorang bapak yang tanggung jawab terhadap anak istri. Jadi semua merasa kehilangan," kata Hari Purnomo, saat melayat di rumah duka, Perum Kopri Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, Kamis.

Almarhum mempunyai satu istri dan satu anak yang masih balita. "Jadi ini yang menjadi perhatian kami bersama untuk turut memperhatikan kehidupan keluarganya," kata Hari.

Almarhum Fandy dimakamkan di TPU Kuncen Kota Magelang. Ini sesuai permintaan keluarga agar almarhum dimakamkan pemakaman tersebut.

Padahal, sedianya almarhum akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan karena almarhum adalah pahlawan kusuma Bangsa.

Pada kesempatan bertakziah itu pula, Hari Purnomo memberikan pernyataan dan imbauan kepada seluruh personel korps Bhanyangkara di Magelang. "Kami mau menyampaikan kepada semua personel korps Bhayangkara di Magelang, Polisi tetap tegar dan tidak takut kepada teroris," tegasnya.

Fandy Setyo Nugroho menjadi salah satu dari lima polisi yang gugur akibat kerusuhan dan drama penyanderaan yang dilakukan oleh napi terorisme di Rumah Tahanan Cabang Salemba Kelapa Dua Depok Jawa Barat, Selasa (8/5/2018) hingga Kamis (10/5/2018). Selain kelima polisi, satu narapidana teroris tewas saat upaya penyerbuan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online