Atap Kelas MTs Muhammadiyah Ambruk di Sragen, 48 Siswa Diliburkan
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Olah Foto Prabowo-Jokowi/JIBI-Harianjogja
Harianjogja.com, JAKARTA- Sejumlah survei mengungulkan Joko Widodo sebagai capres 2019 dibandingkan pesaingnya Prabowo Subianto yang tertinggal jauh.
Survei Indikator Politik Indonesia menunjukan elektabilitas Joko Widodo (Jokowi) masih jadi yang tertinggi dengan posisi 39,9%. Kendati demikian, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menjelaskan, Jokowi tetap harus waspada dengan dinamika politik yang mungkin terjadi selama satu tahun ke depan.
"Elektabilitas Pak Jokowi tuh memang naik semua. Tapi, jangan terlalu berpuas diri lah ya, Belanda masih jauh," ungkap Burhanudin saat melakukan hasil rilis survei di kantor Indikator, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (3/5/2018).
Burhanudin, menjelaskan meski elektabilitan Jokowi tinggi namun selalu diikuti oleh Prabowo di urutan kedua. Seperti hasil survei elektabilitas yang dilakukan Indikator Politik Indonesia, Prabowo berada di peringkat ke dua di bawah Jokowi dengan perolehan 12,1%.
Sedangkan, di peringkat ketiga terdapat nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan menyentuh angka 0,9% dan nama Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo berada diperingkat keempat dengan angka 0,7%.
Dia mengingatkan Jokowi agar waspada dengan segala kemungkinan. Apalagi, masih ada waktu satu tahun bagi Prabowo dan kandidat lain untuk mengejar elektabilitas sebagai calon presiden di Pilpres 2019 mendatang.
"Meski demikian, masih ada waktu setahun ke depan bagi Prabowo mengejar ketertinggalan," kata Burhanuddin.
Perlu diketahui, Indikator Politik Indonesia melakukan survei menggunakan populasi seluruh warga Indonesia yang melibatkan 1.200 responden. Lalu margin of eror sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen yang menggunakan sistem random sampling. Survei Indikator juga dilakukan dalam periode 25-31 Maret 2018.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.
Polisi menembak kaki pelaku pemerkosaan dan penyekapan wanita asal Kalimantan Utara di Makassar saat mencoba melawan ketika ditangkap.