Timnas Indonesia Menang 2-0, John Herdman Bicara Pemain Diaspora
John Herdman menegaskan tidak ada perbedaan pemain lokal, diaspora, dan naturalisasi di Timnas Indonesia usai menang 2-0 atas Singapura.
Terdakwa kasus merintangi penyidikan kasus KTP Elektronik, Fredrich Yunadi menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (15/3/2018)./ANTARA-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA—KPK memindahkan mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, dari gedung KPK ke Rutan Klas I Cipinang, Jakarta Timur.
“Atas dasar penetapan hakim, mulai hari ini penahanan terhadap Fredrich Yunadi dipindahkan ke Rutan Klas 1 Cipinang, Jakarta Timur,” ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Rabu (2/5/2018).
Seperti dilansir dari Antara, Kamis (3/5), sebelumnya Fredrich meminta untuk dipindahkan ke rutan Cipinang dari rutan di gedung KPK lantaran merasa tidak nyaman berada satu ruangan dengan Setya Novanto.
Fredrich didakwa bersama-sama dengan dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo dengan tuduhan menghindarkan Ketua DPR Setya Novanto untuk diperiksa dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi KTP elektronik.
“Kami ditahan satu ruangan SN [Setya Novanto], sedangkan beliau adalah saksi. Ini kan akan menjadi komplikasi, itu sebetulnya tidak boleh. Saya saja tadi bertemu Pak Bimanesh, saya hanya salam langsung saya kaget. Saya hanya say hello, apalagi satu kamar. Kalau mau rasakan coba menginap semalam, baru tahu apa yang terjadi,” papar Fredrich.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
John Herdman menegaskan tidak ada perbedaan pemain lokal, diaspora, dan naturalisasi di Timnas Indonesia usai menang 2-0 atas Singapura.
AFC Nations League disiapkan AFC. Simak proyeksi divisi Timnas Indonesia berdasarkan ranking FIFA dan status format kompetisi.
Helm yang terkena hujan jangan langsung disimpan. Simak 3 cara merawat helm agar tidak bau apek, tetap nyaman, dan awet digunakan.
Konser Ed Sheeran di Gillette Stadium pada 25 dan 26 September 2026 dibatalkan karena cuaca buruk. Tiket Ticketmaster akan direfund otomatis.
Profil Rahmat Erwin Abdullah, lifter Indonesia yang meraih emas Asian Games 2026 sekaligus memecahkan dua rekor dunia dengan total 366 kg.
Rahmat Erwin Abdullah meraih emas Asian Games 2026 nomor 75 kg putra dengan total 366 kg. Ia juga mencatatkan rekor dunia lewat angkatan clean and jerk.