Viral Fenomena Rojali dan Rohana, Ini Respons Bank Indonesia
Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta buka suara soal ramainya fenomena Rombongan Jarang Beli (Rojali) dan Rombongan Hanya Nanya (Rohana).
Amien Rais saat memberi ceramah dalam satu acara di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (24/4/2018)/Bisnis-Feni Freycinetia
Harianjogja.com, JAKARTA—Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) mengangkat topic pemilihan presiden dan posisi Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berceramah di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (24/4/2018).
Sambil menunjuk foto Jokowi yang berada tepat di sebelah kanan podium tempat dia berdiri, mantan Ketua MPR RI tersebut mengatakan elektabilitas calon petahana itu terus turun.
“Ini [sambil menunjuk foto Jokowi] elektabilitasnya going down and down. Kata ahli survei kalau seorang incumbent atau petahana elektabilitas di bawah 50% itu untuk menang kembali seperti mission impossible,” katanya di acara Ustadzah Peduli Negeri di Balai Agung DKI, Selasa (24/4/2018).
Untuk itu, dia meminta agar para ustazah yang hadir di ruangan tersebut untuk berdoa agar Indonesia memiliki Presiden baru pada 2019.
“Tetapi kalau Ibu [ustazah] peduli negeri, bapak-bapak, anak muda masjid, partai Islam, juga cuma leyeh-leyeh menunggu Allah mengambil alih [kepemimpinan] is impossible,” ucapnya.
Caranya, agar Jokowi kalah dalam Pilpres, yaitu dengan tarokub dan tawakal. Dekatkan diri kepada Allah dan juga menggantungkan diri kita kepada Allah.
“Allah itu akan membantu di luar perkiraan. Jadi [Indonesia] negeri muslim terbesar di muka bumi ini pada 2019 mendapat presiden baru. Pokoknya ya ganti presiden. Titik,” ucapnya.
Jika melihat spanduk yang dipasang di dinding Balai Agung, acara yang menghadirkan Amien Rais dan Cak Nur tersebut tidak ada unsur politik sama sekali. Acara Ustadzah Peduli Negeri justru mengusung tema Peduli Negeri dan Bangsa Berakhlaqul Kharimah melalui Peningkatan Integritas Pendidikan dan Kader Ustazah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta buka suara soal ramainya fenomena Rombongan Jarang Beli (Rojali) dan Rombongan Hanya Nanya (Rohana).
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Perubahan tampak pada pembaruan Grand Vitara, yaitu penyematan Electronic Parking Brake yang menggantikan sistem tuas rem parkir mekanis pada keluaran sebelumny
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.
Merokok meningkatkan risiko kanker mulut secara signifikan. Ketahui penyebab, dampak, dan cara menurunkannya menurut dokter.