Ferrari dan McLaren Kuasai Hungaroring, Antonelli Tak Terkejut
Kimi Antonelli tak terkejut Ferrari dan McLaren mendominasi GP Hungaria 2026. Lando Norris merebut pole position pertamanya musim ini.
Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy salaman dengan Ketua Dewan Syariah PPP Maimoen Zubair di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (13/04/2018). /Antara-Aditya Pradana Putra
Harianjogja.com, JAKARTA- Cyrus Network (CN) melakukan survei terhadap elektabilitas terhadap sejumlah tokoh maupun partai yang dianggap dekat dengan umat Islam. Hasilnya, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dianggap sebagai partai yang paling dekat dengan umat Islam disusul PKB, PKS dan PDIP.
Dikutip dari siaran pers CN pada Kamis (19/04/2018), survei bertajuk Pemetaan Pelung Capres dan Cawapres Menjelang Pemilihan Presiden 2019 itu menunjukkan 28,3 persen responden memilih PPP sebagai partai yang paling dekat dengan umat Islam.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berada di posisi kedua dengan 27,7 persen, diikuti oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mendapatkan 12 persen.
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang selama ini dikenal sebagai partai nasionalis dipilih 3,1 persen responden sebagai partai yang dekat dengan umat Islam, sedikit di atas Partai Bulan Bintang (PBB) yang mendapat 2,4 persen dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang dipilih 2,2 persen responden.
Dalam laporan yang disampaikan Cyrus Network (CN), survei ini dilakukan pada 27 Maret hingga 3 April di 34 provinsi seluruh Indonesia. Jumlah responden sebanyak 1.230 orang dengan persentase berimbang antara laki-laki dan perempuan, yaitu masing-masing 50 persen. Tingkat keyakinan sebesar 95 persen dengan batas kesalahan tiga persen.
Terkait dengan calon presiden, survei ini menempatkan Joko Widodo sebagai capres dengan elektabilitas tertinggi, yakni 58,5 persen, secara top of mind. Sementara Prabowo Subianto mendapatkan 21,8 persen. "Di benak publik, top of mind capres, Jokowi 58,5 persen, Prabowo 21,8 persen. Kesimpulan sementara Prabowo kompetitor Jokowi. Hanya Prabowo satu-satunya," kata Managing Director CN Eko Dafid Afianto.
Sementara saat simulasi lima nama, elektabilitas Jokowi mencapai 60,3%, Prabowo 24,1%, Gatot Nurmantyo 4,6%, Anies Baswedan 3%, dan Jusuf Kalla 2,3%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kimi Antonelli tak terkejut Ferrari dan McLaren mendominasi GP Hungaria 2026. Lando Norris merebut pole position pertamanya musim ini.
Bajaj akan meluncurkan motor listrik terbarunya ke pasar ekspor lebih dulu sebelum India. Amerika Latin dipilih sebagai target utama karena permintaan kendaraan
Asita DIY menilai tren wisata multi-destinasi menjadi peluang besar bagi Yogyakarta untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan, memperkuat ekonomi lokal, dan men
Harga Bright Gas resmi turun di DIY dan Pulau Jawa. Bright Gas 12 kg kini Rp220.000 dan 5,5 kg Rp103.000 per tabung mulai Juli 2026.
PT Importa Jaya Abadi membidik ekspansi ke pasar Asia Tenggara setelah memperkuat dominasinya di pasar domestik.
Profil Perry Warjiyo, ekonom asal UGM yang mengabdi sekitar 42 tahun di Bank Indonesia dan dikenal sebagai penggagas transformasi pembayaran digital melalui QRI