Polrestabes Semarang Optimistis Ungkap Misteri Mayat Tanpa Kepala dan Terbakar
Penemuan mayat tanpa kepala dan dalam kondisi hangus terbakar di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Kamis (8/9/2022), hingga kini masih menjadi misteri.
Potongan video kelompok paduan suara IAIN Kota Salatiga melantunkan lagu di GKJ Sidomukti, Kota Salatiga, Jateng, Minggu (1/4/2018). (Facebook-Metta Maryana)
Harianjogja.com, SEMARANG -Sebuah video berisi rekaman mahasiswa Institus Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga menyanyi saat Paskah di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Sidomukti, Salatiga, Minggu (1/4/2018) beredar di dunia maya. Video itu pun viral.
Bukti kerukunan umat beragama yang ingin ditunjukkan beberapa mahasiswa IAIN Kota Salatiga dengan cara menyanyi saat Paskah di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Sidomukti, Salatiga, Minggu (1/4/2018) itu, ternyata berujung panjang.
Kisah unik mahasiswa IAIN Salatiga yang sempat viral di media sosial itu menimbulkan kontroversi. Banyak netizen yang memuji perbuatan kelompok paduan suara tersebut. Meski demikian, tak sedikit pula yang mencibir lantaran mahasiswa yang notabene dari perguruan tinggi berbasis Islam itu mengisi acara di gereja saat perayaan hari besar agama lain.
Terkait kontroversi itu, pihak kampus IAIN Salatiga masih belum berani memberikan pernyataan resmi. Rektor IAIN Salatiga, Rahmat Hariyadi, saat dihubungi Semarangpos.com, Selasa (3/4/2018), mengaku belum memeriksa secara mendetail terkait video mahasiswanya yang bernyanyi di gereja saat Paskah.
“Nanti, kami akan cek dulu. Namun, untuk saat ini kami belum mau berkomentar. Nanti saja,” ujar Rahmat.
Kisah mahasiswa IAIN Salatiga yang menyanyikan lagu saat perayaan Paskah di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Sidomukti itu mencuat di medsos setelah videonya dibagikan pengguna akun Facebook Metta Maryana. Pada keterang video, ia memuji anggota paduan suara dari IAIN Kota Salatiga itu yang menurutnya menunjukkan kerukunan antar-umat beragama di Salatiga.
Terlebih lagi, selama dua tahun berturut-turut Kota Salatiga juga mendapatkan predikat kota paling toleran di Jawa Tengah (Jateng) dari Setara Institute.
"Pengisian lagu dari Paduan Suara IAIN Salatiga dalam ibadah Paskah di GKJ Sidomukti pagi ini [Minggu]. Damainya kotaku. Dimana dalam keragaman, semua bisa hidup berdampingan dalam suasana yang penuh cinta. Tuhan Memberkati kita semua," ungkapnya.
Pada video itu, sang pemandu acara dalam ibadah Paskah di GKJ Sidomukti membenarkan keompok paduan suara tersebut berasal dari IAIN Kota Salatiga. "Terima kasih paduan suara dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Salatiga," ungkap si pemandu acara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penemuan mayat tanpa kepala dan dalam kondisi hangus terbakar di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Kamis (8/9/2022), hingga kini masih menjadi misteri.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.
Manchester City menjuarai Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol Antoine Semenyo di Stadion Wembley.
Kunjungan wisatawan di Malioboro Jogja meningkat selama long weekend Kenaikan Isa Almasih, terutama pada sore hingga malam hari.