Pengumuman SNBP Dibuka, Ribuan Orang Berebut Kursi di Untidar
Hasil SNBP 2026 diumumkan, Untidar diserbu peminat. Persaingan ketat dengan ribuan pendaftar dan kursi terbatas.
Penyerahan timbangan digital dari Dinkes Kabupaten Magelang dalam penandatanganan MoU dengan FOI, Selasa (3/4/2018). (Harian Jogja/Nina Atmasari)
Harianjogja.com, MAGELANG- Masih adanya kasus gizi buruk di Kabupaten Magelang menjadi keprihatinan banyak pihak, mengingat wilayah ini termasuk lumbung pangan. Upaya peningkatan gizi masyarakat melalui konsumsi makanan lokal perlu dilakukan.
Atas dasar itulah, lembaga nonprofit Food of Indonesia (FOI) tergerak untuk ikut menanganinya. Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat, mereka berupaya menyadarkan masyarakat untuk kembali mengkonsumsi makanan dari bahan yang mudah didapat di lingkungan sekitar (first food).
Pendiri FOI, Hendro Utomo mengatakan lembaganya prihatin karena saat ini semakin banyak masyarakat memilih mengkonsumsi makanan cepat saji yang dijual di toko makanan (fast food) daripada first food. Ini termasuk saat mereka menyediakan makanan untuk anak.
Ia mencontohkan, semakin banyak orang tua lebih memilih beli fried chicken untuk anaknya daripada memasak makanan sendiri untuk mereka. Padahal, fast food belum tentu memiliki kandungan gizi. Selain itu, pengolahannya juga belum tentu bersih.
"Masyarakat semakin mencari kemudahan dalam mendapatkan makanan, tanpa memperhatikan kandungan makanannya. Padahal di lingkungan sendiri ada banyak bahan yang bisa menjadi makanan bergizi," jelasnya, usai menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Selasa (3/4/2018).
FOI menerjunkan 38 relawan untuk pendampingan. Sasaran mereka adalah 50 balita dan 6 ibu menyusui di empat dusun di Desa Mungkid, yakni Mungkid 2, Sanggrahan, Sirat dan Nggatak.
Relawan tersebut membekali para ibu balita tersebut tentang peningkatan gizi keluarga terutama untuk anak balitanya. Pendampingan dilakukan 3-5 kali seminggu. Mereka dilatih tentang pengolahan bahan dari lingkungan sekitar agar menjadi makanan yang bergizi untuk keluarga. MIsalnya, menanam sayuran kemudian melatih cara memasaknya.
Perkembangan sasaran juga dipantau. Dalam setiap pertemuan, dilakukan penimbangan berat badan serta pengenalan perilaku sadar gizi. "Kami tidak hanya memberikan makanan tetapi juga mengedukasi dan meningkatkan kesadaran sehingga ada pergerakan sosial masyarakat menuju sadar gizi," tambah Hendro.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Hendarto menyebutkan di wilayahnya terdapat 18 anak gizi buruk. Jumlah ini turun dari angka tahun lalu yang sejumlah 30 anak.
Upaya penanganan terus dilakukan hingga melibatkan dokter anak. "Kasus gizi buruk yang masih terjadi kebanyakan dipengaruhi kondisi anak seperti menderita penyakit yang membuat kesehatan anak terus menurun," jelasnya.
Adapun untuk upaya peningkatan gizi masyarakat, saat ini setiap desa telah memiliki kader gizi dan kader posyandu yang memastikan pemberian gizi yang baik untuk keluarga.
Adanya kerjasama dengan FOI ini, katanya, mendorong upaya penanganan gizi buruk dan peningkatan gizi keluarga menjadi lebih terfokus. "Apalagi kegiatan bersama FOI lebih mendasar karena bukan hanya penyediaan makanan bergizi tetapi juga penyediaan bahan dan cara pengolahannya," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil SNBP 2026 diumumkan, Untidar diserbu peminat. Persaingan ketat dengan ribuan pendaftar dan kursi terbatas.
Google dikabarkan menaikkan harga Pixel 11 yang meluncur 12 Agustus 2026 akibat lonjakan biaya memori dan produksi global.
Harga bawang putih di Pasar Manis Purwokerto kembali naik menjadi Rp50.000 per kilogram. DPKUKM Banyumas terus memantau harga untuk mengendalikan inflasi.
CORE Indonesia menyebut masih ada 1 juta ton molase yang berpotensi mendukung bioetanol. Pemerintah menargetkan penerapan E10 mulai 2027.
Pilur Gunungkidul 2026 dipastikan tanpa perpanjangan pendaftaran. Sebanyak 99 bakal calon lurah mendaftar di 31 kalurahan.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti dan Menteri Pendidikan Singapura Desmond Lee memperkuat kerja sama pendidikan, AI, pembaruan MoU, dan akses belajar.