Jelang Ujian Nasional, Mendikbud Minta Siswa Jauhi Kecurangan

Antara
Antara Minggu, 01 April 2018 15:17 WIB
Jelang Ujian Nasional, Mendikbud Minta Siswa Jauhi Kecurangan

Muhadjir Effendy. /Harian Jogja-Desi Suryanto

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meminta siswa untuk menjauhi kecurangan pada Ujian Nasional (UN) dan Ujian Siswa Berstandar Nasional (USBN).

"Kami berpesan untuk seluruh siswa yang mengikuti UN untuk mengobarkan semangat belajar, konsentrasi, jangan lupa berdoa dan menjunjung tinggi kejujuran serta menjauhi kecurangan," pesan Muhadjir di Jakarta, Minggu (1/4/2018).

Harianjogja.com, JAKARTA- Mendikbud menjelaskan prestasi memang penting tetapi jujur harus lebih diutamakan. Untuk itu dia berpesan pada siswa untuk percaya pada kemampuan sendiri.

UN 2018 untuk tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan diselenggarakan pada 2 hingga 5 April. Kemudian untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat pada 9 hingga 12 April dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat pada 23 hingga 26 April.

"Untuk UN SMK persiapan sudah 90 persen," jelas dia.

Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Bakhrun, mengatakan proses sinkronisasi untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) telah selesai dan sampai saat ini belum ada keluhan.

"Insya Allah sudah siap, masing-masing provinsi sudah melaksanakan sinkronisasi untuk persiapannya," kata Bakhrun, seperti dikutip dari Antara.

Untuk tingkat SMK, terdapat 12.495 SMK (1.459.062 siswa) dari 13.054 SMK (1.485.302 siswa) yang akan melaksanakan UNBK. UN susulan untuk SMK dan SMA sederajat akan diselenggarakan pada 17 hingga 18 April dan untuk SMP sederajat pada 8 hingga 9 Mei.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online