ORANG HILANG : Eko dan Veni Sering Berlatih Bela Diri Senjata

Sunartono
Sunartono Rabu, 13 Januari 2016 17:21 WIB
ORANG HILANG : Eko dan Veni Sering Berlatih Bela Diri Senjata

Seorang jurnalis mengambil gambar kedatangan dr Rica Tri Handayani, anak serta suaminya Aditya Akbar Wicaksono saat tiba di Polda DIY, Senin (11/1/2016). Polda DIY berhasil membawa pulang dr. Rica beserta saudara yang diketemukan di wilayah Kalimantan. (Gigih M. Hanafi/Harian Jogja)

Orang hilang yang dikaitkan dengan organisasi masyarakat Gafatar menyeret dua tersangka yakni Eko Purnomo dan Veni Orinanda

Harianjogja.com, SLEMAN - Tersangka Eko Purnomo dan Veni Orinanda merupakan merupakan sosok yang kontroversial. Selain keterangan yang sering berubah-ubah, petugas menemukan fakta bahwa keduanya juga sering berlatih bela diri menggunakan senjata.

(Baca juga :  http://www.harianjogja.com/baca/2016/01/13/orang-hilang-tersangka-eko-dan-veni-menikah-saat-aktif-di-gafatar-680322" target="_blank">ORANG HILANG : Tersangka Eko dan Veni Menikah Saat Aktif di Gafatar)

Sebelumnya Ditreskrimum Polda DIY menetapkan Eko dan Veni sebagai tersangka karena merekrut dokter Rica Tri Handayani untuk melakukan eksodus ke Pulau Kalimantan. Kedua tersangka terakhir kali tinggal di sebuah rumah kontrakan di Perumahan Griya Pesona Dusun Tangkilan, Sidoarum, Godean, Sleman sebelum akhirnya eksodus ke Kalimantan dan tertangkap Polda DIY di Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Koordinator Satgas Penanganan Orang Hilang Ditreskrimum Polda DIY AKBP Djuhandhani menjelaskan, Eko dan Veni kerap berlatih bela diri menggunakan senjata.

Pihaknya memperoleh informasi itu dari hasil penyelidikan lapangan. Bahkan menemukan adanya sasana tempat latihan di rumah kontrakan mereka. "Di tempat tinggalnya itu ada sasana bela diri, mereka berlatih pakai senjata," tegasnya, Rabu (13/1/2016).

Ia menambahkan, bela merupakan hak setiap orang untuk berjaga diri. Pihaknya masih menyelidiki dugaan keterkaitan latihan bela diri itu dengan program eksodus yang diikutinya.

"Sah-saja mereka berlatih bela diri sebenarnya. Tapi kami selidiki apakah itu sebagai persiapan untuk itu [program eksodus]," ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online