367.064 Penerima Bansos Jateng Terindikasi Judol
367.064 penerima bansos Jateng terindikasi judol. Sebanyak 12.226 warga menjalani proses sanggah dan data masih terus diperbarui.
Peresmian Pusat Studi Studi Tri Sakti dan Saemaul Undong di Komplek Fakultas Filsafat, Selasa (1/9/2015).(Harian Jogja/Joko Nugroho)
UGM memberikan gelar doktor pada Gubernur Gyeongsangbuk-Do Korsel
Harianjogja.com, SLEMAN – Gubernur Gyeongsangbuk-Do Korea Selatan Kim Kwan Yong, Selasa (1/9/2015) secara khusus mendapatkan anugerah gelar kehormatan Doktor Honoris Causa bidang pembangunan sosial dari Universitas Gadjah Mada.
Pada saat yang sama, juga diluncurkan Pusat Studi Trisakti dan Saemaul Undong di Gedung Filsafat UGM.
Rektor UGM, Prof. Dwikorita Karnawati, menjelaskan gelar honoris causa diberikan atas keberhasilan Kim Kwan-young mengentaskan kemiskinan di provinsinya, melalui pembudayaan gerakan spiritualitas desa atau yang disebut dengan Saemaul Undong Movement (SU).
“Di masa kepemimpinannya Kim mampu mendesain kebijakan publik berbasis gerakan SU untuk memberantas kemiskinan. Desa kecil ini mampu bangkit berkat semangat masyarakatnya menjadi desa milenium," ujar Dwikorita.
Dwikorita melanjutkan gerakan SU mampu mengubah mental, pembangunan dan teknologi masyarakat desa di Korea menjadi semakin produktif dan kini telah menyebar ke dunia. Nilai-nilai SU dianggap selaras dengan nilai-nilai UGM dan bangsa Indonesia, yakni gotong royong dan kemandirian.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyambut baik kerja sama gerakan SU ini. Ia mengatakan gerakan SU sudah diterapkan di Gunungkidul dan berhasil.
“Semangat gotong royong dengan kebersamaan berlandas semangat SU sudah diterapkan di Gunungkidul dan hasilnya positif. Sehingga kami akan memperluas lagi ke desa lainnya," kata Sultan.
Bahkan kini Pemda DIY dan Gyeongsang Utara Korea Selatan sudah menjadli 'Sister Province' setelah lebih 10 tahun menjalin kerjasama. Kedua provinsi sepakat akan meningkatkan kerjasama pemerintahan di sektor pertanian, perikanan, kebudayaan, kesenian hingga pendidikan.
Pusat Studi Tri Sakti dan Saemaul Undong
Di Komplek Fakultas Filsafat kini sedang dikembangkan Pusat Studi Tri Sakti dan Saemaul Undong. Pusat Studi ini diinisasi oleh Fakultas Filsafat, Fakultas ISIPOL, Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Pertanian dan Fakultas Kehutanan UGM bekerjasama dengan Pemerintah Korea Selatan.
Rektor UGM, Prof. Dwikorita Karnawati, menjelaskan pusat studi ini ditujukan sebagai wadah para peneliti dan mahasiswa untuk melakukan berbagai kajian dalam rangka mendukung dan meningkatkan pembangunan kapasitas masyarakat pedesaan.
“Kami ingin menekankan semangat gotong royong dengan semangat social enterpreneurship dalam gerakan Saemaul Undong di Korea Selatan dengan nilai-nilai Tri Sakti di Indonesia. Agar ke depan kami bisa ikut dalam mewujudkan kedaulatan politik, ekonomi dan budaya bangsa,” jelas Dwikorita.
Dwikorita menambahkan Indonesia patut mencontoh prinsip pembangunan di Korea Selatan berbasis Saemaul Undong dengan membangun bangsa dari pedesaan. Desa-desa miskin di pinggiran dan pelosok didorong untuk mengembangkan ekonomi masyarakat desa melalui kegiatan pertanian dan industri.
“Sama dengan di Korea Indonesia juga harus membangun dari pinggiran dan tentunya konsisten dalam mencapai impian agar bisa sejajar dengan bangsa-bangsa lainnya dalam bidang ekonomi, politik, maupun budayanya,” kata Dwikorita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
367.064 penerima bansos Jateng terindikasi judol. Sebanyak 12.226 warga menjalani proses sanggah dan data masih terus diperbarui.
Pemimpin perusahaan AI menyerukan perlambatan pengembangan model frontier demi keamanan. AS menghadapi dilema antara mitigasi risiko dan persaingan dengan China
PT Prodia Widyahusada Tbk (kode saham: PRDA) kembali memperkuat komitmennya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini thalassemia
Bahlil Lahadalia enggan menjawab soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid dalam kasus suap HGB. Ia memilih memberi gestur finger heart.
Empat film baru tayang di bioskop Indonesia pada 17 September 2026. Ada Akal Imitasi, Istimewa, Taboo: The Silent Day, dan Urang Bunian.
PSIM Jogja menghadapi Madura United pada pekan ketiga Super League 2026/2027. Van Gastel siap menghadapi permainan menyerang dan terbuka.