Potensi Air Banyusoco 200 Liter per Detik, Terbuang Sia-Sia ke Sungai
Lebih dari 20 sumber air di Banyusoco, Gunungkidul, mengalir ke Kali Oya. Tujuh titik memiliki debit hingga 200 liter per detik.
Petugas Polsek Wonosari melakukan pemeriksaan makanan di salah satu toko di dekat eks terminal lama, Baleharjo. Senin (13/7/2015). (JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)
Razia Gunungkidul yang diselenggarakan kemarin mengamankan empat pasangan tak resmi.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Petugas gabungan Satuan Polisi Pamong Praja Gunungkidul dan DIY merazia sejumlah penginapan di Purwosari, Senin (13/7/2015). Hasilnya empat pasangan tidak resmi diamankan dalam operasi tersebut.
Usai kegiatan, mereka yang terjaring langsung diberikan pembinaan serta disuruh membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut. Dari empat pasangan diketahui tiga di antaranya telah berkeluarga, sedang satu pasangan lagi berstatus masih lajang.
Kepala Seksi Penegakan Perda Satpol PP Gunungkidul, Tri Sugiyardi mengatakan, saat ditangkap, keempat pasangan berada di dalam kamar. Sementara itu, saat dimintai keterangan, mereka tidak bisa menunjukkan bukti resmi berupa surat nikah.
“Mereka kita amankan di penginapan di Desa Girijati, Purwosari. Berhubung tak bisa menunjukan surat nikah, maka langsung dibawa petugas,” kata Tri saat dihubungi wartawan, kemarin.
Dia menjelaskan, razia dilakukan salah satunya untuk mencegah kegiatan prostitusi selama Ramadan. Selain itu, warga juga diminta untuk menghormarti bulan tersebut dengan tidak melakukan kegiatan yang menjurus ke hal yang berbau negative. “Ini juga sebagai upaya penertiban,” tuturnya.
Ada Roti & Mie Instan Kedaluwarsa
Sementara itu, di Kota Wonosari, petugas gabungan dari Polsek, Koramil dan Pemerintahan Kecamatan Wonosari mengelar razia ke sejumlah gudang makanan dan toko kelontong di Wonosari. Hasilnya petugas berhasil mengamankan sejumlah roti dan mie instan siap sedu yang telah kedaluwarsa.
Barang-barang tersebut, dijual secara bebas di toko sejumlah toko kelontong yang ada di wilayah Tegalsari, Siraman dan Wareng. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, barang-barang temuan itu langsung dibawa petugas, dan selanjutnya dimusnahkan.
Camat Wonosari Iswandoyo mengatakan, kegiatan razia ini salah satunya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat saat merayakan lebaran. Tidak dipungkiri, jelang Idulfitri permintaan makanan maupun minuman mengalami peningkatan yang signifikan. “Itulah kenapa kami adakan razia, salah satunya karena Wonosari juga sebagai sentra peredaran makan tersebut,” kata Iswandoyo kepada wartawan, kemarin.
Dia pun berharap kepada warga untuk lebih berhati-hati. Sebab momen seperti ini bisa digunakan oleh orang yang tak bertanggungjawab untuk mendapatkan keuntungan pribadi. “Saran saya, sebelum membeli warga harus teliti. Salah satunya dengan meneliti masa edar barang yang akan dibeli,” imbau mantan Camat Nglipar itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lebih dari 20 sumber air di Banyusoco, Gunungkidul, mengalir ke Kali Oya. Tujuh titik memiliki debit hingga 200 liter per detik.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 23 Agustus 2026. Simak jam keberangkatan pulang pergi dan tarif hanya Rp12.000.
Kebakaran melanda rumah adat Sade di Lombok Tengah, Sabtu malam. Petugas pemadam dikerahkan dan penyebab kebakaran masih diselidiki.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 23 Agustus 2026 lengkap rute YIA-Stasiun Tugu Yogyakarta beserta jam keberangkatan terbaru.
DPRD DIY mendukung pembatasan Pertalite, tetapi meminta pemerintah memastikan data desil 9 dan 10 sesuai kondisi ekonomi masyarakat.
Inter Milan mengawali Liga Italia 2026/27 dengan kemenangan 4-1 atas Monza. Calhanoglu, Zielinski, Esposito, dan Bisseck mencetak gol.