Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Siswa SMP 4 Pakem saat menggunakan ponselnya dalam proses pembelajaran di dalam kelas pada Jumat (12/9/2014). (JIBI/Harian Jogja/Sunartono)
Hasil UN SMP untuk tingkat sekolah dipegang oleh SMPN 4 Pakem.
Harianjogja.com, SLEMAN-Hari ini, Rabu (10/6/2015), sekolah secara resmi mengumumkan hasil Ujian Nasional (UN) untuk jenjang SMP/MTs. Sebagai bagian dari kota pelajar, Kabupaten Sleman menjadi penyumbang prestasi dengan menyandang nilai rata-rata tertinggi se-DIY.
"Saat ini [Selasa], belum tahu yang tidak lulus berapa tapi yang jelas untuk nilai rata-rata tertinggi di Sleman diraih SMPN 4 Pakem. Bahkan juga di DIY," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora), Arif Haryono, saat menggelar jumpa pers di ruang humas Pemkab Sleman, Selasa (9/6/2015).
Menurut Arif, dinas belum dapat menginformasikan data kelulusan karena penilaian UN langsung diserahkan pada sekolah. Sehingga sekolah yang mengetahui siapa saja siswanya yang lulus ataupun tidak lulus. Menurutnya, informasi dari sekolah baru dilaporkan ke dinas mulai Selasa sore.
Meski demikian, nilai rata-nilai rata-rata kelulusan lebih dulu diketahui sampai tingkat provinsi. Dinas patut berbangga karena Sleman menempati nilai rata-rata tertinggi di tingkat kabupaten dan juga provinsi.
Arif mengatakan, dinas melarang siswa melakukan konvoi kelulusan usai diumumkannya hasil UN. Pihaknya meminta aparat kepolisian untuk melakukan tindakan tegas jika ditemui siswa SMP yang berkonvoi di jalanan menggunakan sepeda motor dan seragam dicorat-coret.
"Apalagi SMP belum punya SIM," ungkapnya.
Selain berbicara tentang pengumuman UN SMP, Arif juga membahas tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) TA.2015/2016. Ia mengatakan bahwa pendaftaran untuk SD, SMP, dan SMA akan segera dimulai. Pendaftaran SD mulai 21-24 Juni dengan daya tampung sebanyak 17.108 siswa, SMP mulai 6-8 Juli daya tampung 12.992, SMA 1-3 Juli daya tampung 4.455 sedangkan pelaksanaan PPDB SMK sama dengan SMA hanya saja daya tampungnya berjumlah 8.112 siswa.
Disinggung tentang capaian tertinggi sekolah yang berhasil diraih, Kepala Sekolah SMPN 4 Pakem, Ponidi, menyampaikan bahwa nilai rata-rata di sekolahnya adalah 371,33. Nilai ini diperoleh dari nilai rata-rata peserta UN yang berjumlah 152 siswa di mana semua siswa dinyatakan lulus 100%.
Ia mengaku bangga atas prestasi yang ditorehkan peserta didiknya. Sejak tiga tahun berturut-turut hanya meraih juara II di tingkat provinsi, kini sekolahnya bisa meningkatkan prestasi meraih nilai rata-rata tertinggi DIY. "Dari 2012 sampai 2014 kita juara II terus. Tapi 2015 ini bisa juara I se-DIY. Kalau se-Sleman setiap tahunnya tertinggi," jelasnya saat dihubungi Harian Jogja.
Hasil UN itu telah dilaporkan ke pokja setempat yaitu pokja 13 yang terpusat di SMPN 1 Pakem. Untuk selanjutnya, detail nilai dan kelulusan disampaikan kepada Disdikpora Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
TBY menggelar Ekspresi Seni Kontemporer Lintas Generasi di Jogja dengan menghadirkan tiga koreografer dari generasi berbeda.
Harga cabai rawit di Temanggung naik menjadi Rp65.000 per kilogram akibat produksi menurun karena cuaca hujan dan permintaan tinggi.