Big Bang dan Wonder Girsl Reuni, Sunye Berbagi Kesan Pertama Kali Bertemu Taeyang
Episode terbaru channel ZIP Daesung di Youtube menghadirkan anggota Big Bang dan wonder Girls, Sunye dan Yubin. Pertemuan ini bisa dikatakan reuni
Studi luar negeri, pemerintah Perancis memberikan kuota beasiswa yang besar bagi mahasiswa asal Indonesia. Lalu apa saja syaratnya?
Harianjogja.com, BANTUL-Pemerintah Perancis membuka peluang beasiswa yang besar bagi mahasiswa asal Indonesia. Adapun penguasaan Bahasa Perancis menjadi hal yang utama.
Atase Kerjasama Universitas Kedutaan Besar Perancis untuk Indonesia, Antoine Devoucoux de Buysson menjelaskan Perancis menjadi tujuan utama mahasiswa di dunia dalam menempuh pendidikan. Sebab negara tersebut dikenal dengan kualitas pendidikan yang baik dengan biaya hidup relatif rendah.
"Tidak sampai di situ, pemerintah negaranya tidak membeda-bedakan mahasiswa dalam atau luar negeri, mereka sama-sama berkesempatan mendapatkan subsidi biaya pendidikan alias gratis," jelasnya saat memberikan seminar tentang peluang studi di Perancis yang diselenggarakan di Mini Theatere PPB Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), belum lama ini.
Sebelum mengajukan berkas beasiswa ke Perancis, ia mengingkatkan pelajar mengambil program berbahasa Perancis dan mampu menggunakan Bahasa Perancis untuk bersosialisasi dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menepis anggapan Bahasa Perancis adalah bahasa yang sukar untuk dipahami. Bahasa Perancis, katanya, saat ini telah banyak digunakan oleh diplomat dan merupakan salah satu bahasa resmi PBB.
“Bahasa perancis mudah dipahami. Selain itu Bahasa Perancis banyak digunakan diplomat dan menjadi bahasa resmi PBB setelah Bahasa Inggris,”
ungkapnya.
Antoine Devoucoux de Buysson menerangkan masyarkat Indonesia yang mayoritas muslim tidak perlu khawatir ketika tinggal di negaranya. Sebab penduduk Perancis sangat terbuka dengan pendatang, lebih-lebih yang memiliki latar belakang kepercayaan yang berbeda. Makanan halal, disebutnya juga mudah diperoleh. Pasalnya penjual makanan halal maupun pusat perbelanjaan di Perancis banyak menyediakan makanan tersebut.
Sementara itu Nur Fitria, Penanggung Jawab Campus France Yogyakarta menyebutkan, biaya pendidikan di Perancis sangat terjangkau, bahkan lebih murah di banding di Indonesia. Selain itu, para pelajar juga mendapatkan berbagai kemudahan seperti subsidi biaya hunian sebesar 40%. Kemudian biaya makan siang di kantin universitas yang murah.
“Di Perancis biaya pendidikan sekitar tiga sampai tujuh juta saja. Yang harus dibayar itu adalah biaya registrasi. Biaya hidup juga murah, dengan €3 saja kita sudah bisa makan dengan menu lengkap di kantin universitas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Episode terbaru channel ZIP Daesung di Youtube menghadirkan anggota Big Bang dan wonder Girls, Sunye dan Yubin. Pertemuan ini bisa dikatakan reuni
Persija Jakarta resmi berpisah dengan Mauricio Souza usai gagal juara Super League 2025/2026 dan mulai cari pelatih baru.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
FIFA resmi tetapkan 48 basecamp Piala Dunia 2026 di AS, Kanada, dan Meksiko yang membawa dampak ekonomi besar bagi kota nonstadion.
SUV Denza B8 BYD meluncur di Malaysia dengan harga Rp2,3 miliar dan berpotensi masuk Indonesia dengan teknologi hybrid canggih.
Como 1907 lolos Liga Champions namun menghadapi masalah stadion dan defisit Rp1,8 triliun yang mengancam di Eropa.