Besok Pagi, 26 Menteri Gropyokan Korupsi di Jogja
Massa yang menamakan diri Masyarakat Bersama Antikorupsi melakukan aksi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Jumat (3/10/2014). Unjuk rasa yang diikuti puluhan orang itu mendesak pemerintahan yang dipimpin calon presiden dan calon wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) mendatang merealisasikan janjinya menciptakan pemerintahan bersih dan berani melakukan pemberantasan korupsi tanpa kompromi. (JIBI/Solopos/Antara/Wahyu Putro A.)
Harianjogja.com, JOGJA-26 Menteri dan lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedianya akan hadir dalam acara Gopyokan Korupsi.
Acara tersebut digelar memeringati Hari Anti Korupsi sedunia, yang jatuh pada Selasa (9/12/2014). Akan ada tiga peristiwa budaya yang akan diusung, yakni Pawai Gropyokan, Proklamasi Rakyat Anti Korupsi dan Konser Musik Gropyokan.
Koordinator acara, Deddy Adi Nugroho menjelaskan salah satu cara solutif mengatasi gentingnya korupsi yang telah menggerogoti negara ini, adalah dengan mengadakan Gropyokan Korupsi.
"Untuk pawainya akan kita adakan Selasa pukul 16.00 WIB. Nantinya akan melibatkan 1.500 massa," ujar Deddy kepada wartawan dalam temu media, Senin (8/12/2014).
Deddy menjelaskan lebih lanjut mengenai pawai tersebut, pawai akan dimulai dari Wisma LPP - Jl. Solo - Jl. Sudirman - Perempatan Gramedia - Jl. Suroto dan berakhir di lapangan Kridosono.
Nantinya pihak panitia akan memberlakukan sistem buka tutup khusus di Perempatan Jalan Sudirman (perempatan Gramedia). Nantinya elemen yang akan dilibatkan antara lain, lembaga atau instansi yang pernah bekerjasama dengan KPK. Lalu ada perwakilan dari profesi guru, tukang becak, dan seniman tradisional.
Kehadiran 26 menteri sengaja dilakukan karena hanya mengundang instansi atau kementerian yang telah menjalin kerjasama dengan KPK. Sementara Abraham Samad, sebagai salah satu pimpinan KPK dijadwalkan turut hadir.
Seusai pawai akan diadakan konser musik di Kridosono yang akan mengundang band lokal Jogja. Antara lain ada Shaggy Dog dan Jogja Hip Hop Foundation. Serta dari Bali ada Superman Is Dead, serta band dari Jakarta Gigi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share