Ini Daftar Kota dengan Transportasi Umum Tak Ramah Perempuan, Jakarta Urutan ke-5

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Senin, 03 November 2014 01:31 WIB
Ini Daftar Kota dengan Transportasi Umum Tak Ramah Perempuan, Jakarta Urutan ke-5

Bisnis/Nurul Hidayat Petugas memeriksa bus gandeng Transjakarta di Unit Pengelola (UP) Transjakarta Cawang, Jakarta Timur, Selasa (11/2). Pemerintah provinsi DKI Jakarta akan menelusuri temuan sejumlah bus Transjakarta articulated (gandeng) dan Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) yang baru dibeli dari China namun dalam kondisi karatan

Harianjogja.com, JOGJA-Berdasarkan survei terbaru, Amerika Latin merupakan kota yang memiliki sistem transportasi paling tidak aman untuk perempuan. Jakartal, Indonesia menduduki posisi kelima.

Survei mengenai sistem transportasi yang ramah terhadap perempuan ini dilakukan di 15 kota besar dunia plus New York. Penelitian ini melibatkan lebih dari 6.550 perempuan atau sekitar 380 orang pada setiap kota. Survei dilakukan pada Agustus-September tahun ini oleh Thomson Reuters Foundation.

Lewat survei ini, responden diminta menjawab enam pertanyaan yang berkaitan mengenai pengalaman mengendarai transportasi umum sendiri maupun saat malam hari menggunakan bus, kereta dan trem. Secara detil pertanyaan tersebut berkisar risiko kekerasan verbal dan fisik, percabulan, upaya perlindungan dari penumpang lain, kewenangan hingga perlakukan pihak berwajib mengenai laporan tindak kekerasan di transportasi umum.

Dilansir dari Dailymail, Ibukota Kolombia, Bogota, menjadi kota dengan sistem tranportasi paling tidak aman bagi perempuan. Di wilayah tersebut, belum ada sistem transportasi massal seperti kereta. Masyarakat masih mengakses jaringan bus yang dioperasikan YouGov.

Di Meksiko, penduduk berjenis kelamin perempuan mengaku rawan mengalami kekerasan verbal atau percabulan saat mengendarai transportasi umum. Enam dari 10 perempuan di Meksiko atau 64% dari total responden di wilayah tersebut mengaku pernah mengalami kekerasan fisik.

Posisi ketiga dan keempat ditempati warga Lima dan New Delhi. Sementara peringkat keenam untuk transportasi paling tak aman di dunia ada di Jakarta, Indonesia. Sayang ulasan mengenai hasil survei di Jakarta tidak dijelaskan secara detil.

Dari survei itu, pakar gender mengatakan Moskow merupakan negara terburuk yang ada di Eropa dengan layanan sistem transportasi umum tidak aman bagi perempuan. Posisi Moskow dinilai kurang menguntungkan lantaran masih sering didapati adanya tindak kekerasan pada perempuan di transportasi umum. Masih di Eropa, Paris berasa di posisi kesebelas. Paris dinilai masih aman lantaran penumpang yang lain masih memiliki empati jika melihat perempuan tidak dapat mengakses hak-haknya.

Kota terbaik dengan sistem transportasi mumpuni berada di New York. Peringkat kedua, diduduki Tokyo, baru kemudian Beijing dan London. New York dipilih sebagai kota teraman lantaran memiliki sistem transportasi terpadu yang dilengkapi sistem keamanan. Selain itu, tersedia juga pusat informasi dan petugas kepolisian yang siap berjaga-jaga dan membantu setiap penumpang.

 

Kota dengan Transportasi Umum Tak Aman Bagi Perempuan


  1. Bogota, Colombia

  2. Meksiko

  3. Lima, Peru

  4. New Delhi, India

  5. Jakarta, Indonesia

  6. Buenos Aires

  7. Kuala Lumpur, Malaysia

  8. Bangkok, Thailand

  9. Manila, Philipina

  10. Paris

  11. Seoul

  12. London

  13. Beijing

  14. Tokyo

  15. New York


Sumber: Dailymail

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online