KAI Tambah 3 Kereta Tujuan Jakarta: Dari Jogja, Malang dan Semarang
KAI menambah 3 perjalanan KA menuju Jakarta dari Jogja, Malang, dan Semarang serta meningkatkan kapasitas KA Anggrek dan Gumarang.
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Florence Sihombing, mahasiswi pascasarjana Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) memberikan tanggapan seusai meminta maaf secara langsung kepada Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sebuah pertemuan tertutup di kantor Gubernur DIY di Kepatihan Jl Malioboro Yogyakarta, Kamis (04/09/2014).Dalam kesempatan itu Sultan meminta kepada segenap warga Yogyakarta untuk dapat memaafkan Florence atas posting statusnya di media sosial.
Harianjogja.com, SLEMAN - Polda DIY segera melimpahkan berkas berikut tersangka Florence Sihombing, mahasiswa Magister Kenotariatan, Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY karena sudah dinilai lengkap (P-21).
Meski tidak dilakukan penahanan, tapi sebelum dilimpahkan Flo akan diperiksa kesehatannya.
Sebelumnya Florence ditetapkan sebagai tersangka dan sempat ditahan di Mapolda DIY atas kicauannya di akun Path yang dinilai menghina warga Jogja. Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Jogja melaporkan tindakan Florence tersebut.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda DIY Kombes Kokot Indarto melalui Kabid Humas Polda DIY AKBP Anny Pudjiastuti menjelaskan, setelah melalui beberapa kali revisi berkas perkara tersangka Florence telah dilimpahkan ke Kejati DIY dan dinyatakan lengkap (P-21).
Saat ini penyidik tengah memproses penyerahan tersangka berikut barang bukti.
"Saat ini sudah dinyatakan P-21, berkas sudah di kejaksan. Tinggal tersangka dan barang bukti," ungkapnya saat ditemui Senin (20/10/2014).
Ia menambahkan, sedangkan untuk barang bukti yang akan dilimpahkan yakni berupa print out dari layar akun path Florence serta ponsel yang digunakannya untuk mengunggah. Pihaknya telah menyiapkan surat penyerahan tersangka dan barang bukti kepada kejaksaan.
Sehari sebelum dilimpahkan ke kejaksaan, Florence akan dipanggil ke Polda DIY terlebih dahulu untuk menjalani cek kesehatan oleh Dokter Kepolisian.
"Dalam koordinasi dengan kejaksaan hari ini. Nanti tersangka akan diperiksa dulu, kalau dinyatakan sehat langsung kami limpahkan," ungkapnya.
Anny mengetengahkan, pasal yang disangkakan masih seperti sebelumnya. Yakni dijerat dengan pasal 27 dan 28, UU RI 11/2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Karena tindakan yang dilakukan tersangka menimbulkan kebencian dan permusuhan kelompok masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI menambah 3 perjalanan KA menuju Jakarta dari Jogja, Malang, dan Semarang serta meningkatkan kapasitas KA Anggrek dan Gumarang.
Sebanyak 3.283 warga Surabaya mengeluhkan desil DTSEN. Pemutakhiran data menjadi kunci agar bantuan pemerintah tepat sasaran.
Gunung Anak Krakatau hari ini masih Level III Siaga. Aktivitas tercatat memicu gempa letusan, low frequency, hybrid, dan tremor menerus.
Inter Milan berambisi menjuarai Liga Champions, tetapi Lautaro Martinez menegaskan trofi tersebut bukan obsesi Nerazzurri.
TPA Galuga ditutup sementara pada 8 September untuk mempercepat pemadaman kebakaran dengan dukungan tim damkar dan helikopter TNI AU.
Prabowo meminta laporan lengkap penanganan pascagempa Flores, termasuk pemulihan kebutuhan dasar warga dan keterlibatan TNI-Polri.