Sragen Disebut Saudara Tua DIY, Ini Jejak Sejarahnya
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
JIBI/Desi Suryanto Anak-anak siswa TK Dharma Siwi mengenakan masker saat dijemput pulang orang tuanya di Jalan Kaliurang, Pakem, Sleman, DI. Yogyakarta, Senin (22/07/2013). Hembusan yang cukup kuat hingga ketinggian 1000 Meter itu membawa material vulkanik berwujud pasir halus dan abu, material vukanik terbawa angin hingga wilayah Kulonprogo dan Kota Yogyakarta. Status Gunung Merapi tetap akitif normal.
Harianjogja.com, JOGJA- Dinilai berhasil dalam penanganan mitigasi bencana Merapi, Jogja dipilih menjadi tuan rumah konferensi Cities in Volcanoes ke 8 yang diselenggarakan pada 9-13 September di Graha Sabha Pramana UGM.
Konferensi ini setidaknya akan dihadiri oleh 500 ilmuwan geologi yang tergabung dalam International Association of Vulcanology and Chemistry of the Eart’S Interior (IAVCEI).
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPTTKG) Jogja Subandriyo mengatakan lokasi Merapi sebagai salah satu gunung teraktif di dunia cukup bahaya karena berada di permukiman penduduk.
Namun Pemerintah Daerah DIY, Pemkab Sleman bersama bencana daerah dinilai berhasil untuk mengatasinya. Buktinya, tercatat sekitar 400.000 orang dapat dievakuasi sebelum erupsi terjadi.
“Ini yang akan menjadi bahan sharing bagaimana mengelola bencana di daerah padat penduduk,” ujarnya kepada wartawan di Kantor Humas Pemda DIY, Jumat(5/9).
Subandriyo mengatakan setiap daerah di suatu negara memiliki cara yang berbeda dalam menanganinya. Di Gunung Sakurajima, Jepang, misalnya, gunung berapi itu memiliki karakter mirip dengan Merapi. Namun dalam hal menaikan status kewaspadaan tidak mudah diputuskan, bahkan hujan abu setebal 5 sentimeter (cm) masih dinyatakan normal.
Penduduk di sana, menurutnya, sudah terbiasa dengan letusan- letusan minor atau kecil seperti yang terjadi pada Merapi beberapa bulan lalu. Hanya saja, Jepang telah memiliki teknologi yang lebih canggih bernilai miliaran rupiah untuk mendeteksi aktivitas magmatis. “Sedangkan peralatan kami belum dapat sedetail mendeteksi magmatis sebelum erupsi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
DPRD Kulonprogo mendorong Pemkab mengoptimalkan PAD melalui digitalisasi retribusi, pemanfaatan aset daerah, hingga pengembangan potensi ekonomi di sekitar.
PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menghangatkan dunia modifikasi Indonesia melalui gelaran modifikasi sepeda motor terbesar yakni Honda Modif Contest (HMC)
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Di tengah impitan tekanan fiskal dan ketidakpastian geopolitik dunia, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen penuh untuk memastikan setiap rupiah