Pria Asal Sleman Tewas Tertemper KRL di Klaten, Ini Kronologinya
Pria asal Sleman tewas tertemper KRL di Klaten. Polisi selidiki penyebab, KAI imbau warga jauhi jalur kereta.
Harianjogja.com, JOGJA– Jajaran Managemen Muncul Group beserta kesatuan dari Kodim 0729 Bantul menggelar ziarah, upacara dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa Bantul, Kamis (14/8/2014).
Kegiatan tersebut merupakan agenda salah satu CSR (Corporate Social Responsibility) yang dilakukan rutin Muncul Group memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Ini merupakan CSR yang kami lakukan untuk menjalin kesetiakawanan sosial. Kami ingin selalu menjaga sikap dan budaya untuk terus ingat dan menghargai jasa serta perjuangan para pahlawan Negara," ujar CEO Muncul Group, Soekeno di sela kegiatan.
Ditambahkan CMO Muncul Group, Haris Sumarwoto, agenda tabur bunga dan silaturahmi dengan para veteran pejuang kemerdekaan adalah bagian sekaligus bukti dari konsistensi Muncul Group untuk terus memupuk sikap kesetiakawanan sosial kepada seluruh karyawan.
Hadir dalam acara tersebut selain dari jajaran Managemen MUNCUL GROUP Jateng dan DIY, juga jajaran Komandan Rayon Militer Se Wilayah Bantul beserta perwakilan anggota, juga anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) serta putra putri berprestasi dari keluarga besar KODIM 0729 Bantul.
Tujuannya, agar sikap kegotongroyongan yang menjadi dasar dan semangat perjuangan 45 dapat terus lestari
Sementara, Komandan KODIM 0729 Bantul, Letkol. Kav. Tumadi menyatakan, upaya memupuk jiwa nasionalisme dan semangat kebangsaaan adalah menjadi tanggung jawab oleh semua pihak.
Apa yang dilakukan oleh Muncul Group dengan melakukan ziarah dan tabur bunga di TMP Kusuma Bangsa setiap menjelang HUT RI merupakan bagian dari upaya untuk terus mengingatkan kembali akan jasa para pahlawan.
Pihknya mengapresiasi kegiatan rutin tersebut yang konsisten dilakukan sejak tahun 2008 silam. "Konsistensi yang dilakukan Muncul Group yang rutin memberikan apresiasi terhadap Para Pejuang Kemerdekaan (LVRI) dan putra putri berprestasi dalam bentuk tali asih adalah bukti dari sikap kesetiakawanan sosial masyarakat yang patut di contoh dan terus dikembangkan oleh para pengusaha/swasta," ujar Tumadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pria asal Sleman tewas tertemper KRL di Klaten. Polisi selidiki penyebab, KAI imbau warga jauhi jalur kereta.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 7 Juli 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.
Polres Pamekasan memeriksa tiga orang terkait dugaan suap program MBG. Polisi juga akan memanggil seluruh kepala dapur MBG.
Simak tips memilih seragam sekolah yang nyaman, awet, dan sesuai aturan sekolah agar tidak salah beli saat tahun ajaran baru.
Pencarian dua remaja yang hilang di Gunung Bismo, Wonosobo, memasuki hari keenam. Tim gabungan masih menyisir sejumlah jalur.
Hari Pustakawan Nasional diperingati setiap 7 Juli. Simak sejarah, makna, dan peran pustakawan dalam memperkuat literasi di era digital.