Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Harianjogja.com, WONOSARI-Pemudik yang ada di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai membeli cinderamata berupa kaos dan oleh-oleh makanan khas setempat.
Pemilik produksi kaos, Aditya Putratama di Gunung Kidul, Minggu, mengatakan salah satunya produk kaos Hopper saat ini tengah digandrungi pemudik dan wisatawan yang sedang berkunjung ke kabupaten paling luas di DIY ini.
"Saya memiliki toko di rumah, namun sejak beberapa hari terakhir pembelian kaos mulai meningkat sejak pemudik mulai berdatangan ke kampung halaman. Sejak dua hari terakhir permintaan meningkat drastis dua kali lipat dibandingkan hari biasa," kata Adyta.
Ia mengatakan pada hari biasa, rata-rata menghabiskan puluhan kaos, tetapi dua hari menghabiskan ratusan kaos.
"Kami sampai kewalahan menerima pesanan dan pembelian secara langsung ke toko kami, karena produksi kami masih terbatas, sebab baru memanfaatkan penjahit lokal desa kami," katanya.
Adit mengatakan, sejak beberapa hari terakhir banyak pesanan yang berupa kaos bertuliskan wejangan berbahasa jawa seperti "Pepadang bakal Tinemu,". "Mungkin karena unik jadi menjadi primadona, dan produksinya terbatas," kata dia.
Meski terjadi peningkatan permintaan selama lebaran, dirinya mengaku tidak menaikkan harga jual dan produksi kaos.
"Harga jual tetap dan produksi kami memang terbatas," katanya.
Selain kaos yang diluncurkan oleh Wakil Bupati Gunung Kidul Imawan Wahyudi sebagai salah satu oleh-oleh khas Gunung Kidul awal Januari 2014 lalu, cinderamata berupa boneka berbentuk belalang menjadi incaran pemudik untuk oleh-oleh.
"Kebetulan saya pas pulang ke Gunung Kidul, dan mendengar ada produksi kaos khas saya membeli untuk oleh-oleh," kata Dini warga Jakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Jonatan Christie tersingkir di Malaysia Masters 2026 usai kalah tiga gim dari Hu Zhe An, fokus beralih ke Singapura Open.
Tagihan listrik rumah naik? AC, kulkas, mesin cuci hingga kebiasaan kecil bisa jadi penyebab utama boros energi di rumah.
Luciano Spalletti dikabarkan siap mundur dari Juventus jika gagal membawa klub lolos ke Liga Champions musim depan.
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
DPRD DIY siapkan Raperda perlindungan karst yang lebih luas, mencakup seluruh ekosistem dari ancaman pembangunan hingga pertambangan. Simak detailnya di sini.