Pemerintah Masih Hitung Kerugian Ekonomi Akibat Comal

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Minggu, 27 Juli 2014 13:26 WIB
Pemerintah Masih Hitung Kerugian Ekonomi Akibat Comal

Sejumlah warga bercengkrama di sekitar jembatan yang melintasi Sungai Comal, wilayah Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (18/7/2014). Kedua jembatan di jalur jalan pantai utara (pantura) Pulau Jawa itu ambles sehingga lalu lintas kendaraan yang tengah pasang seiring dimulainya musim arus mudik Lebaran 2014 terganggu. Di kala kekacauan itu terjadi, warga sekitar Jembatan Comal justru menjadikan lokasi tersebut sebagai objek wisata dadakan. Di sore hari, Jembatan Comal pun menjadi lokasi membuang waktyu menjelang wa

Harianjogja.com, SEMARANG-Pemerintah masih menghitung potensi kerugian ekonomi akibat rusaknya Jembatan Comal Pemalang hingga mengakibatkan arus lalu lintas di Jalur Pantai Utara Jawa Tengah terganggu.

"Belum dihitung, tapi yang pasti tidak sampai mengganggu arus distribusi," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung di Semarang, Sabtu (26/7/2014).

Ia memastikan jalur distribusi pangan di Jawa Tengah dan Jawa Timur tetap aman. Terlebih lagi, lanjut dia, dengan perbaikan sementara yang dilakukan sebagian jalur yang melalui jembatan itu mulai pulih.

"Perbaikan diperkirakan butuh tiga hingga empat bulan, namun saya minta dipercepat," katanya.

Mengenai rusaknya Jembatan Comal, lanjut dia, hal tersebut harus menjadi pelajaran bagi pemerintah.Menurut dia, sebagian besar jembatan-jembatan yang ada kondisinya sama seperti Jembatan comal.

"Usianya relatif tua, kondisi tanahnya bergerak," katanya.

Oleh karena itu, ia meminta Kementerian Pekerjaan Umum untuk proaktif melakukan pengecekan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis