MUDIK LEBARAN 2014 : Gubernur Jateng Minta Polisi Antisipasi Dampak Jembatan Comal
Sejumlah warga bercengkrama di sekitar jembatan yang melintasi Sungai Comal, wilayah Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (18/7/2014). Kedua jembatan di jalur jalan pantai utara (pantura) Pulau Jawa itu ambles sehingga lalu lintas kendaraan yang tengah pasang seiring dimulainya musim arus mudik Lebaran 2014 terganggu. Di kala kekacauan itu terjadi, warga sekitar Jembatan Comal justru menjadikan lokasi tersebut sebagai objek wisata dadakan. Di sore hari, Jembatan Comal pun menjadi lokasi membuang waktyu menjelang wa
Harianjogja.com, SEMARANG- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta kepolisian mengantisipasi perubahan arus lalu lintas menyusul amblasnya Jembatan Comal, Kabupaten Pemalang yang menyebabkan jalur Pantai Utara provinsi ini putus.
"Beban arus lalu lintas kini pindah ke jalur tengah dan selatan," kata Gubernur ketika memimpin apel Operasi Ketupat Candi 2014 di Semarang, Senin (21/7/2014).
Ia meminta personel Polri dan Dinas Perhubungan ditempatkan di jalur-jalur alternatif untuk membantu masyarakat.
"Sampaikan informasi ke masyarakat agar tidak bingung," tambahnya.
Menurut dia, terdapat jalur-jalur utama mudik Lebaran yang harus diurai kepadatannya, mulai dari Brebes, Banyumas, Kebumen, hingga Purworejo. Sementara itu menghadapi arus mudik dan balik Lebaran, Kepolisian dibantu Pemerintah daerah serta TNI siap mewujudkan situasi yang kondusif.
"Dengan manajemen yang baik, kita mampu mewujudkan keamanan dan ketertiban yang kondusif," katanya.
Ia menuturkan jumlah pemudik tahun ini yang diperkirakan meningkat sekitar tujuh persen dibanding tahun sebelumnya tentu akan berdampak terhadap gangguan keamanan dan ketertiban. Oleh karena itu, kata dia, Kepolisian harus mampu mendorong funsi intelejen dalam kaitannya dengan deteksi dini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share