Pendidikan Berkualitas Milik Setiap Anak

Uli Febriarni
Uli Febriarni Rabu, 02 Juli 2014 05:40 WIB
Pendidikan Berkualitas Milik Setiap Anak

JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto Sejumlah pelajar Tuna Netra SLB-A YKAB berjalan kaki menyusuri jalan menggunakan tongkat menuju sekolah mereka di Jebres, Solo, rabu (29/8). Data yang terhimpun dari Dit.PPK-LK Dikdas sampai tahun 2011, ada sebanyak 356.192 anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan disabilitas. Namun baru terlayani 85.645 ABK disabilitas yang memperoleh layanan pendidikan pada Sekolah Luar Biasa (SLB), Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), dan Sekolah Terpadu maupun sekolah penyelenggara pendidikan inklu

Harianjogja.com, JOGJA-Kaum dhuafa juga berhak mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Sementara, kebanyakan sekolah gratis hanya memberikan pendidikan apa adanya kepada anak-anak tidak mampu.

Hal tersebut diungkapkan Budi Hadiastuti, divisi pendidikan Rumah Zakat (RZ), dalam kegiatan buka puasa bersama ratusan anak-anak Sekolah Dasar (SD) Juara RZ, beserta orang tua, dan member RZ, di XT Square.

“Kami serius untuk membantu pendidikan gratis bagi anak dhuafa. Setiap anak berhak atas pendidikan yang berkualitas. Dari pendidikan, anak dhuafa juga bisa berpartisipasi bagi negaranya,” ujar Budi, Selasa (1/7/2014).

Budi melanjutkan, di RZ, setiap anak dididik sejak awal, untuk bisa menjadi anak yang mampu untuk menolong orang lain. Bukan meminta-minta.

“Kami ajarkan sekalipun mereka dhuafa, jadilah orang dengan tangan di atas, jangan selalu di bawah,” papar Budi, yang juga merupakan kepala SD Juara.

Sejauh ini, selain menerima siswa dhuafa, lewat seleksi dan penelusuran, RZ juga menerima siswa yang menyandang slow learner dan trauma psikis.

“Pendidikan adalah untuk siapapun,” tegas Budi lagi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online