Masjid Sheikh Zayed Solo Gelar Festival Haji dan Kurban 50 Sapi
Masjid Sheikh Zayed Solo gelar Iduladha 2026 dengan 50 sapi kurban dan Festival Bulan Haji. Ada pasar gratis hingga nikah massal.
Harianjogja.com, JOGJA-Sebanyak 49.968 siswa Sekolah Dasar di Derah Istimewa Yogyakarta akan menerima hasil Ujian Akhir Sekolah (UAS), Sabtu (21/6) ini. Berbeda dengan siswa SMA dan SMP sederajat, penentuan kelulusan siswa SD ditentukan oleh masing-masing sekolah asal siswa.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY, Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan dihapusnya sistem Ujian Akhir Nasional (UAN) untuk tingkat SD mulai tahun ajaran 2013/2014 ini menjadikan sekolah lebih memiliki peranan dalam memberikan kelulusan kepada siswa.
Kendati begitu, nilai UAS semua siswa di DIY cukup memuaskan. Menurut dia, tidak ada yang mendapatkan nilai kurang dari 3,00 untuk pelajaran yang diujikan dalam UAS. Nilai rata-rata UAS untuk siswa di DIY tahun ini pun lebih tinggi dibandingkan pencapaian 2013 lalu. Berdasarkan rata-rata hasil UAS, Kota Jogja menempati peringkat pertama dengan rata-rata nilai 23,91. Disusul Sleman dengan pencapaian rata-rata 23,49. Kulonprogo berada di peringkat tiga dengan rata-rata nilai 23,45. Urutan keempat ditempati Bantul dengan nilai 23,02. Gunungkidul tetap menjadi urutan terbawah karena rata-rata nilainya 21,87.
Untuk kategori rata-rata sekolah, SD di Kulonprogo lebih mendominasi pencapaian prestasi. SD di Kota Binangun berhasil mempertahankan rekor panen prestasi yang dicapai 2013 lalu. Peringkat pertama diraih oleh SD Negeri Panjatan dengan rata-rata nilai 28,30. Bahkan SD Negeri Kanoman, Kulonprogo kini mampu bertengger di tiga besar. Rata-rata nilai UAS sekolah itu 27,92. Berada di urutan kedua, SD Negeri Paliyan, Gunungkidul dengan nilai 27,97.
Pencapaian nilai tertinggi siswa diraih oleh Pulung Aditya, pelajar asal SD Negeri Singosaren, Banguntapan, Bantul. Dia mendapatkan nilai 30,00. Peringkat kedua, ada dua siswa yang mendapatkan pencapaian nilai sama. Siswa tersebut yakni, Tiara Agma Vanya dari SD Tarakanita 1 Jogja serta Ulima Sani Latifa dari SD Negeri Gambiranom, Sleman. Keduanya mendapatkan total nilai 29,80.
Sekretaris UAN Disdikpora DIY, Agus Mujiharjo mengungkapkan, dari 296 peserta UNPK Paket A di DIY semuannya lulus.
"Bahkan nilai-nilainya memuaskan. Enggak mau kalah dengan peserta ujian dari jalur reguler," paparnya terpisah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Masjid Sheikh Zayed Solo gelar Iduladha 2026 dengan 50 sapi kurban dan Festival Bulan Haji. Ada pasar gratis hingga nikah massal.
Emil Audero jadi kiper dengan penyelamatan terbanyak Serie A 2025/2026, ungguli David de Gea dan Mike Maignan.
Uji materi syarat ahli waris dalam pengusulan Pahlawan Nasional HB II diajukan ke MK karena dinilai hambat proses sejarah.
Universitas Oxford kembangkan vaksin Ebola Bundibugyo gunakan teknologi ChAdOx1. Simak proses riset, strategi produksi, dan metode vaksinasi yang akan diterapka
Kaspersky ungkap phishing baru menggunakan QR Code ASCII yang meningkat 5 kali lipat pada 2025 dan mampu menembus sistem keamanan email modern.
GMS Bantul fokus lengkapi izin rumah ibadah usai polemik pembubaran ibadah di Sewon. Pemkab tegaskan larangan intimidasi dan dorong penyelesaian sesuai aturan.