Bripka E Pengasuh Ponpes di Wonogiri Ditahan Kasus Kekerasan Seksual
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Ilustrasi penerimaan mahasiswa baru (JIBI/Solopos/Dok.)
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 249 peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang dinyatakan diterima di dua PTN di Jogja tetapi belum melakukan registrasi. Meski agenda registrasi dilakukan Selasa (17/6/2014).
Berdasarkan catatan Harianjogja.com, di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ada 135 peserta lolos SNMPTN yang tidak melakukan registrasi. Begitu pula di Universitas Gadjah Mada (UGM, ada 114 calon mahasiswa belum registrasi. Ketidakhadiran peserta yang lolos itu membuat panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di kampus yang menerimanya menyatakan mereka telah mengundurkan diri.
"Menurut aturan, proses registrasi SNMPTN memang dilakukan sejak Selasa (17/6/2014) lalu. Untuk UGM sendiri kami beri kesempatan melakukan registrasi selama tiga hari hingga Kamis (19/6/2014). Untuk mencegah calon mahasiswa ini mengikuti SBMPTN di hari yang sama Selasa lalu, kami melaksanakan tes toefl bagi peserta yang kebagian registrasi hari kedua atau ketiga," ujar Kepala Humas UGM Wijayanti, Rabu (18/6/2014).
Hingga Rabu (18/6/2014) siang, calon mahasiswa UGM yang telah melakukan penyerahan berkas registrasi ke Direktorat Akademik UGM sebanyak 1.505 orang. Sebelumnya, mahasiswa tersebut telah mengisi biodata secara online untuk menentukan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan membayar UKT.
"Proses tersebut dilakukan sebelum penyerahan berkas di waktu tiga hari yang kami sediakan. Calon mahasiswa yang tidak melakukan proses pengisian biodata dan pembayaran UKT dianggap mengundurkan diri. Kini telah tercatat 3.113 calon mahasiswa yang mengisi biodata dari 3.227 orang yang dinyatakan lolos SNMPTN.
Kepala Humas UNY Anwar Effendy menuturkan dari 2.504 calon mahasiswa yang lolos SNMPTN, hanya 2.355 yang melakukan verifikasi data pada Selasa (17/6/2014) lalu. Rincian calon mahasiswa yang melakukan verifikasi data ialah calon mahasiswa non bidik misi 1.678 orang dan 677 calon mahasiswa bidik misi.
"Kami memang hanya melaksanakan verifikasi data peserta SNMPTN yang lolos di UNY dalam satu hari. Selanjutnya, data yang dikumpulkan akan diverifikasi kevalidannya. Usai verifikasi kemarin, tercatat ada 135 orang dari non bidik misi yang tidak melakukan verifikasi dan 14 orang dari bidik misi," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Polisi menyebut dugaan aksi asusila di kafe di Kota Jogja dapat diproses sebagai tindak pidana pornografi jika disertai bukti yang valid.
Rusia mendukung program nuklir Korea Utara dan menolak seruan denuklirisasi Semenanjung Korea karena meningkatnya ketegangan kawasan.
Kejagung menyiapkan kantor sementara dan pejabat struktural untuk operasional tujuh Kejari baru yang dibentuk melalui Perpres Nomor 40 Tahun 2026.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Kuasa hukum Raudi Akmal menilai sejak awal tidak ada dua alat bukti yang cukup usai PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan.