BISNIS PROSTITUSI ONLINE DIY : Perekrutan Lewat Dunia Maya

Sunartono
Sunartono Rabu, 21 Mei 2014 21:05 WIB
BISNIS PROSTITUSI ONLINE DIY : Perekrutan Lewat Dunia Maya

Harianjogja.com, SLEMAN-Modus perekrutannya prostitusi online dilakukan mucikari lewat dunia maya. Pihak yang direkrut biasanya perempuan yang kerap memasang status galau di jejaring sosial.

Kepala Unit Vice Control (VC) Sub Direktorat III mengatakan mucikari akan mendekati via online perempuan yang menuliskan status galau di sosial media. Setelah cukup saling kenal melalui dunia maya, baru keduanya bertemu. Jika sudah bertemu, mucikari dengan calon yang direkrut tersebut akan melakukan kesepakatan, semisal akan dibelikan barang sesuai keinginannya. Selanjutnya perlahan calon yang direkrut akan menuruti keinginan mucikari termasuk melakukan hubungan intim.

"Awalnya komunikasi lewat online, kemudian bertemu. Awalnya cuma jalan-jalan dan dibelikan sesuatu, dan seterusnya sampai pada tindakan itu [prostitusi]," ujarnya.

Sebelum ditawarkan, mucikari terlebih dahulu melakukan hubungan intim dengan calon yang direkrut, baru ia mulai mempromosikan anggota grup seks pada situs jejaring sosial. Ia menegaskan dalam kasus ini banyak pelajar dan mahasiswa yang ikut dalam rekrutan para mucikari.

"Bahkan ada yang hanya dikarenakan ingin membeli ponsel, kasihan kan. Karena itu berhati-hati menulis status bisa meminimalisasi potensi itu," imbuh dia.

Terkait pengembangan penyidikan, Kasubdit III, AKBP Wahyu Agung Jatmika mengatakan sejak dilakukan penangkapan terhadap kelima tersangka, banyak grup seks dan akun mucikari dalam situs jejaring sosial yang dinonaktifkan. Mereka berusaha menghindari kejaran aparat. Meski begitu penyelidikan kemungkinan adanya dugaan tersangka lain terus dilakukan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online