Bahaya Tersembunyi Hand Sanitizer, Bisa Picu Eksim Tangan
Penggunaan hand sanitizer berlebihan bisa picu eksim, kulit kering, dan iritasi. Simak penjelasan dokter kulit.
YOGYAKARTA MASIH DISELIMUTI ABU Ribuan rumah di kawasan Sungai Code, Yogyakarta, Sabtu ( 15/12) diselimuti abu vulkanik menyusul letusan Gunung Kelud. ANTARA FOTO/ Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, SLEMAN- Dampak erupsi Gunung api Kelud yang menghasilkan paparan abu vulkanik di hampir seluruh pulau Jawa, tak terkecuali kampus UGM.
Sejak hari jumat lalu, aktivitas akademik kampus diliburkan. Bahkan pada Minggu (16/2/2014), beberapa karyawan membersihkan jalan-jalan utama yang masih diselimuti debu setebal 1-2 cm.
Untuk membersihkan lingkungan kampus dari abu vulkanik, Rektor UGM, Prof. Pratikno mengajak seluruh mahasiswa, karyawan dan dosen untuk bersama-sama membersihkan jalan urama kamus dari tutupan abu vulkanik.
"Hari ini, seluruh mahasiswa, dosen dan karyawan dikerahkan untuk membersihkan lingkungan kampus," ujar Pratikno, Senin (17/2/2014).
Sehubungan dengan dampak letusan Gunung Kelud, kata Pratikno, kegiatan akademik dan perkantoran perlu dilakukan penyesuaian. Terkecuali bagi yang sedang membantu korban bencana. Rencananya pada Selasa (18/2/2014) seluruh kegiatan perkantoran dan perkuliahan di UGM berlangsung seperti biasa.
Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Prof. Suratman mengatakan, persebaran abu vulkanik yang cukup tebal di lingkungan kampus berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan civitas akademika. Selain itu, dikhawatirkan akan menghambat pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di ingkungan UGM.
Menurut Suratman dampak abu vulkanik terahadp akses jalan karena jarak pandang sangat terbatas sehingga harus segera dibersihkan dengan cara disiram.
Kemudian warga kampus tetap dihimbau memakai masker selama paparan abu vulkanik masih berlangsung. Sementara ini pembersihan aset vital kampus UGM dari abu vulkanik dengan water canon atau truck tangki air pembersihan jalan utama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penggunaan hand sanitizer berlebihan bisa picu eksim, kulit kering, dan iritasi. Simak penjelasan dokter kulit.
Simak jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 lengkap dengan niat, tata cara, dan keutamaannya menjelang Iduladha.
PLN pastikan listrik Sumatra pulih bertahap usai gangguan transmisi, 176 gardu induk kembali normal.
Selat Solo jadi alternatif olahan daging kurban yang unik. Perpaduan Jawa-Belanda, lezat, dan makin populer saat Idul Adha.
Kelangkaan solar subsidi di luar Jawa picu antrean panjang dan lonjakan biaya logistik jelang Iduladha 2026.
Masjid Sheikh Zayed Solo gelar Iduladha 2026 dengan 50 sapi kurban dan Festival Bulan Haji. Ada pasar gratis hingga nikah massal.