KPK Sita Aset Rp150 Miliar dalam Kasus Pemerasan WNA
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
Harianjogja.com, SLEMAN- Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY didesak menuntaskan penyidikan kasus korupsi dana hibah KONI Persiba Bantul 2012 senilai Rp 12,5 Milyar sebelum Pemilu digelar. Sebab, salah satu tersangka kasus tersebut merupakan calon legislatif (caleg) DPR RI nomor urut satu, Idham Samawi.
“Kalau kasus itu dilimpahkan ke Kejati sebelum Pemilu, maka ongkos politiknya lebih ringan. Selain itu, kursi caleg DPR RI tersebut bisa diperebutkan caleg lain yang kemungkinan lebih bersih,” ujar peneliti Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM), Hifdzil Alim di kantor Pukat UGM, Senin (27/1/2014).
Kalau kasusnya dilimpahkan setelah Pemilu, sambungnya, maka harus ada proses pemberhentian dirinya (tersangka) dari kursi DPR RI jika Idham terpilih.
Selain itu, harus ada pergantian antar waktu dan sebagainya yang prosesnya tidak mudah. “Pembelaan parpol juga akan semakin besar dan kerja Kejaksaan akan lebih berat,” kata Hifdzil mengingatkan.
Menurutnya, lamanya penyidikan kasus tersebut disebabkan Jaksa kesulitan mengumpulkan alat bukti. Pasalnya, kasus tersebut menyangkut hibah untuk klub sepakbola sehingga harus croscek dengan klub sepakbola lainnya.
"Saya menilai, ada upaya jaksa untuk menyelesaikan kasus ini secara komprehensif. Sebab, sejumlah saksi masih tutup mulut. Tidak banyak saksi yang mau memberikan keterangan terkait kasus itu," ujar Hifdzil.
Menurutnya, masih akan ada tersangka lain dalam kasus tersebut. Saat ini Kejati sudah menetapkan dua tersangka dalam kasus korupsi dana hibah ini yaitu Idham Samawi yang saat itu menjabat Ketua KONI dan Mantan Kepala Kantor Pemuda dan Olahraga Bantul, Edy Bowo Nurcahyo. (JIBI/ Harian Jogja/Abdul Hamied Razak)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
Pakar UMY Susilo Nur Aji menilai desil DTSEN bukan label mutlak kesejahteraan dan perlu dievaluasi sesuai dinamika ekonomi keluarga.
Kondur Gangsa 2026 digelar malam ini di Keraton Jogja. Simak titik pengalihan arus lalu lintas dan jam pemberlakuannya.
Tradisi Siraman Panjang Keraton Kasepuhan Cirebon kembali digelar. Warga antusias berebut air bekas cucian pusaka yang dipercaya membawa berkah.
Video pencopotan logo Bank Mandiri di gedung Jakarta viral di tengah polemik rekening Mas Botok yang mendapat sorotan publik.
Nezar Patria menyoroti tantangan AI dalam peradilan, terutama autentikasi bukti digital, sekaligus manfaatnya membantu administrasi kasus.