Tidak Lagi Diundang Rapat, PKS Tak Dianggap Anggota Koalisi

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Rabu, 12 Juni 2013 11:34 WIB
Tidak Lagi Diundang Rapat, PKS Tak Dianggap Anggota Koalisi

JAKARTA-Sikap PKS melawan keputusan Setgab koalisi mulai ditanggapi serius partai anggota koalisi pemerintahan. PKS tak lagi dundang di rapat Setgab dan tak lagi dianggap sebagai anggota koalisi.

"Kalau dia tidak memberi dukungan atau berbeda dengan kebijakan strategis [koalisi], sama dengan telah memisahkan diri. Jadi sangat disesalkan," kata Ketua Umum PPP Suryadharma Ali usai rapat Setgab di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (11/6/2013) kemarin.

Tadi malam Setgab menggelar rapat final menyangkut rencana pemerintah menaikkan harga BBM. PKS yang tak hadir di rapat Setgab sebelumnya kali ini tak diundang sama sekali.

"Saya tidak tahu (ada rapat setgab), saya baru tahu dari anda," kata Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid, saat dihubungi.

Rapat Setgab semalam tergolong sangat penting. Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono memimpin langsung rapat Setgab ini. Rapat digelar tertutup di Jakarta Convention Centre (JCC).

Hadir dalam acara ini semua petinggi partai koalisi, yakni Golkar, PD, PAN, PPP, PKB, tanpa perwakilan PKS. Antara lain ketua umum Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa , Ketua Umum PPP Suryadharma Alie, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Selain itu, diundang juga beberapa menteri yaitu Mensesneg Sudi Silalahi, Menkopolhukkam Djoko Suyanto, Sekretaris Setgab Amir Syamsuddin, dan Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan.

Pertemuan ini membahas banyak hal penting. Antara lain menyangkut target pertumbuhan ekonomi nasional. Rapat ini juga membahas rencana pemerintah menaikkan harga BBM dan pemberian kompensasi atas kenaikan harga seperti pemberian BLSM.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online