Tabrak Lari di Solo Berujung Amuk Massa, Dua Pelaku Ditangkap
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
BANYUWANGI-Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terus melakukan pemantauan di Gunung Ijen yang berstatus Siaga. Pantauan terakhir di rilis Jumat (10/5). Pantauan ini dilakukan kemarin pukul 12.00 hingga 18.00 WIB. Berikut ini laporannya:
Secara visual cuaca di sekitar Gunung Ijen terang. Udara tertutup kabut sementara seismik tercatat 11 kali gempa vulkanik dangkal dan 1 kali gempa tektonik jauh.
Sementara tremor terus menerus terjadi dengan amplituda 0,5-2 mm, dominan 1 mm. Menurut Kepala PVMBG, Surono, aktivitas Gunung Ijen saat ini terjadi penurunan energi tremor yang ditengarai penurunan amplituda termor.
Semula rata-rata 15 mm pada 20 Maret 2013, saat ini amplituda tremor dominan 1 mm. Surono juga merekomendasikan agar tak ada aktivitas masyarakat dalam radius 1,5 KM dari Kawah Ijen.
"Warga sebaiknya tetap tenang, tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Tetap mengikuti arahan Pemda setempat," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
11 manfaat beras kencur untuk kesehatan, mulai dari menambah nafsu makan, menjaga stamina, hingga membantu tidur lebih nyenyak.
Sekawan Limo 2 Gunung Klawih tembus 212 ribu penonton di hari pertama, catat rekor box office Indonesia 2026.
Ngecas mobil listrik semalaman aman berkat BMS, bahkan lebih baik untuk baterai dibanding fast charging menurut studi Geotab.
Pelatih Malaysia Nafuzi Zain soroti kekuatan Timnas Indonesia di Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027 yang disebut sangat ketat.