BSU Rp600.000 Oktober 2026 Belum Cair, Ini Syarat dan Cara Cek
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
http://images.harianjogja.com/2013/03/anas14.jpg" alt="" width="259" height="194" />JAKARTA--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Senin (25/3/2013), kembali memeriksa tiga orang saksi untuk kasus tindak pidana korupsi penerimaan hadiah terkait pembangunan sarana dan prasarana Hambalang, dengan tersangka Anas Urbaningrum.
Ketiga saksi itu yakni Gerhana Sianipar ibu tumah tangga, Frans Guna Wijaya Sales Manager Showroom Duta Motor, dan Hidayat mantan karyawan PT Anugerah Nusantara.
Selain memeriksa tiga saksi untuk kasus itu, hari ini KPK juga melakukan pemeriksaan untuk kasus TPK pembangunan sarana dan prarsana Hambalang Bambang Riyadi Staf Kasir PT Adhi Karya Tbk untuk tersangka Andi Malarangeng dan Deddy Kusnidar.
Juru bicara KPK Johan Budi mengatakan hingga saat ini saksi untuk tersangka DK dan AAM hingga sore ini belum juga hadir.
Sedangkan untuk saksi Frans Guna Wijaya dan Hidayat, untuk kasus peneriman hadiah sedang diproses oleh penyidik.
"Proses pemeriksaan terus dilakukan untuk kasus ini, untuk penyidikan lebih lanjut. Namun kita juga belum menetapkan tersangka baru," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Ganjar Pranowo membagikan momen bertemu Anies Baswedan dan Fery Farhati di Jogja dengan suasana santai dan penuh guyonan.
PSS Sleman tak mengambil libur selama jeda internasional. Pieter Huistra menggenjot fisik pemain dan membenahi setiap lini.
Cuaca panas menjadi tantangan 64 tim KMHE 2026 di Unej karena memengaruhi performa mesin, kelistrikan, ban, hingga baterai kendaraan.
Pangkogabwilhan III menyebut dua pimpinan OPM tewas dalam kontak senjata dengan TNI di Distrik Aifat, Maybrat, Papua Barat Daya.
Dua gempa mengguncang Sumba dan Aceh selang 41 menit 41 detik. Pakar menjelaskan keduanya tidak berkaitan secara tektonik.