33 Kecamatan di Banten Terendam Banjir

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Kamis, 10 Januari 2013 14:33 WIB
33 Kecamatan di Banten Terendam Banjir

SERANG, 10/1 - TERENDAM BANJIR. Seorang warga Kampung Undar-andir, Kec Kibin, Serang, Banten, berenang memeriksa rumahnya yang rendam banjir setinggi 3 meter, Kamis (10/1). Banjir terjadi akibat luapan Sungai Ciujung sehingga merendam ribuan rumah di empat desa di Kec Kibin dan Kec Kragilan serta merendam jalan Tol Jakarta - Merak hingga lalu lintas terhenti total. FOTO ANTARA/Asep Fathulrahman/Koz/mes/13.

http://www.harianjogja.com/baca/2013/01/10/33-kecamatan-di-banten-terendam-banjir-366863/seorang-warga-kampung-undar-andir-kec-kibin-serang-banten-berenang-memeriksa-rumahnya-yang-rendam-banjir-setinggi-3-meter" rel="attachment wp-att-366866">http://images.harianjogja.com/2013/01/Terendam-Banjir-090113-af-3-370x246.jpg" alt="" width="370" height="246" />SERANG -- Sebanyak 33 kecamatan di lima kabupaten di Banten terendam banjir akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut.

Kepala Pusat data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran pers yang diterima, Kamis (10/1/2013), mengatakan, banjir di Banten yang terjadi sejak Senin (7/1/2013) terjadi di Kabupaten Lebak, Pandeglang, Serang, Tangerang dan Kota Serang. Banjir disebabkan karena luapan air dari Sungai Ciujung dan anak-anak sungainya, Sungai Ciliman, Sungai Cilember, Sungai Cidurian dan lainnya.

"Korban meninggal empat orang, tiga orang di Kabupaten Lebak dan satu di Pandeglang," kata Sutopo.

Menurutnya, di Kabupaten Serang banjir merendam 11 kecamatan yang berdampak pada 3.240 Kepala Keluarga. (KK) di 7 kecamatan, sedangkan 4 kecamatan lainnya masih dalam proses pendataan. Di Kabupaten Pandeglang banjir terjadi di 11 kecamatan yang berdampak terhadap 6.060 KK di 10 kecamatan dan satu kecamatan masih dalam proses pendataan.

Selain itu, kata Sutopo, banjir juga berdampak pada 1.053 KK di Kabupaten Lebak, 40 KK di Kabupaten Tangerang, dan 73 KK pada satu kecamatan di Kota Serang.

Selain bencana banjir, kata Sutopo, di Kabupaten Lebak juga terjadi tanah longsor, sedangkan di Kabupaten Pandeglang terjadi tanah longsor dan puting beliung.

"Khusus Jalur Tol Jakarta-Merak telah ditutup sejak Kamis (10/1) pukul 03.00 Wib, karena ruas jalan tergenang banjir dengan ketinggian 1 m pada KM 57-59," katanya.

Menurutnya, arus lalulintas dari Jakarta dialihkan keluar dari Balaraja Barat dan dari Merak keluar pintu tol Ciujung.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online